BALIKPAPAN - Prestasi diraih mendapatkan penghargaan dari Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai. Namun, ada pula terpaksa di pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).
Apel tersebut menjadi momen yang penuh makna, karena tidak hanya memberikan penghargaan kepada personel berprestasi, tetapi juga menegaskan komitmen institusi terhadap penegakan disiplin dan integritas.
Ada 12 personel Brimob mendapat penghargaan atas keberhasilan mereka dalam berbagai cabang olahraga, baik di ajang nasional maupun internal kepolisian:
“Prestasi bukti nyata dedikasi dan semangat juang kalian. Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Satbrimob Polda Kaltim. Jadikan ini motivasi untuk terus mengukir prestasi di bidang lain,” jelas Andy.
Apel juga menjadi ajang penegakan disiplin. Tiga personel Brimob yang terbukti melakukan pelanggaran berat. Andy secara simbolis mencoret foto para pelanggar sebagai bentuk ketegasan dan komitmen menjaga marwah kesatuan.
“Pencoretan ini bukan tindakan emosional, tapi konsekuensi atas pelanggaran. Kita harus tegas agar kesalahan ini tidak terulang. Disiplin adalah harga mati bagi prajurit Brimob. Jadikan ini pelajaran untuk semua,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Andy Rifai kembali mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, kedisiplinan, dan soliditas satuan. Apel satuan yang digelar di Mako Brimob Polda Kaltim ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi refleksi nyata dari dua sisi kehidupan kepolisian.
“Apresiasi atas dedikasi, serta ketegasan dalam menjaga disiplin. Sebuah langkah penting dalam membangun institusi kepolisian yang kuat, profesional, dan terpercaya,” paparnya. (*)
Editor : Sukri Sikki