Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lihat Gerhana Bulan di Langit Balikpapan, Ini Panduan Salatnya

Khoirun Nisa • Minggu, 7 September 2025 | 11:40 WIB

 

Ilustrasi.
Ilustrasi.

KALTIMPOST.ID, Malam ini, langit Balikpapan akan dihiasi dengan salah satu fenomena langit yang langka dan menakjubkan: Gerhana Bulan Total.

Yakni, sebuah peristiwa saat posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, sehingga Bulan melintasi bayangan gelap Bumi dan membuatnya tampak kemerahan di langit

Peristiwa alam itu akan berlangsung sejak Minggu malam (7 September) hingga dini hari Senin (8 September 2025), bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1447 Hijriah.

​Menyikapi hal ini, Kementerian Agama RI telah mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk menunaikan salat sunnah gerhana bulan, atau Salat Khusuf, sebagai momen untuk merenungi kebesaran Allah SWT.

Jadwal Rinci Gerhana di Balikpapan (WITA)

​Berdasarkan data astronomi, berikut adalah linimasa lengkap Gerhana Bulan Total yang bisa diamati dari Balikpapan, selama cuaca cerah:

BMKG Balikpapan sendiri akan mulai pengamatan pada Minggu 7 September 2025 sejak pukul 23.00 WITA.

​Awal Gerhana Sebagian: 00:27 WITA (8 September)

​Awal Gerhana Total: 01:30 WITA

​Puncak Gerhana: 02:11 WITA

​Akhir Gerhana Total: 02:52 WITA

​Akhir Gerhana Sebagian: 03:56 WITA

​Waktu terbaik untuk memulai salat adalah saat gerhana sebagian mulai terlihat, yaitu sekitar pukul 00:27 WITA dini hari nanti, dan bisa terus dilaksanakan hingga gerhana berakhir.

Memahami Salat Khusuf: Hukum dan Pelaksanaannya

​Dalam Islam, gerhana adalah tanda kekuasaan Allah. Karenanya, kita dianjurkan untuk beribadah.

Hukum: Salat Khusuf hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.

Pelaksanaan: Bisa dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Coba cek pengumuman di masjid atau musala terdekat di lingkunganmu untuk mengetahui jadwal shalat gerhana berjamaah.

Niat Shalat Gerhana Bulan

​Niat dibaca di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut lafalnya untuk membantu:

​Jika Shalat Sendiri (Munfarid):

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak’ataini lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”

​Jika Menjadi Imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لله تَعَالَى

Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini imaaman lillahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

​Jika Menjadi Makmum:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى

Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini ma’muuman lillahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Lengkap Shalat Gerhana

​Shalat gerhana terdiri dari 2 rakaat, di mana setiap rakaat terdapat 2 kali berdiri, 2 kali membaca surat, 2 kali rukuk, dan 2 kali sujud.

Rakaat Pertama:

​Berniat, lalu Takbiratul Ihram.

​Membaca doa Iftitah, lalu Al-Fatihah dan surat panjang dengan suara nyaring (jahr).

​Rukuk pertama (diperlama).

​Bangkit dari rukuk (I’tidal).

​Tidak langsung sujud, melainkan membaca Al-Fatihah dan surat lagi (lebih pendek dari yang pertama).

​Rukuk kedua (lebih pendek dari rukuk pertama).

​Bangkit dari rukuk (I’tidal), lalu sujud.

Rakaat Kedua:

​Gerakannya sama persis dengan rakaat pertama. Bacaan suratnya dianjurkan lebih pendek dari surat di rakaat pertama.

​Diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.

​Setelah shalat, disunnahkan bagi imam untuk menyampaikan khutbah singkat yang berisi nasihat.

Hikmah di Balik Gerhana

​Peristiwa ini adalah pengingat akan kebesaran Allah. Rasulullah SAW bersabda:

​“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang ataupun karena kehidupannya. Maka apabila kalian melihat gerhana tersebut, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalatlah dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

​Malam ini, umat islam Balikpapan diberi kesempatan ganda: menikmati keajaiban astronomi dan meraih pahala melalui ibadah spiritual.

Manfaatkan momen ini untuk merenung, berdoa, dan melaksanakan Salat Khusuf sebagai bentuk ketakwaan kita. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Panduan Salat Khusuf #7 september 2025 #gerhana bulan #niat shalat gerhana bulan #balikpapan