KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) tingkat kelurahan se-Kecamatan Balikpapan Utara resmi dikukuhkan, Rabu (10/9). Acara berlangsung di Aula Kecamatan Balikpapan Utara dan menandai awal masa bakti pengurus FPK periode 2025–2030.
Pengukuhan dilakukan oleh Plt Camat Balikpapan Utara, Ariefdah Aida Kuntjoro. Hadir pula Ketua FPK Kota Balikpapan Abdul Rahim, Danramil 0905-01/BPP Utara-Tengah Mayor Czi Ashari, Kapolsek Balikpapan Utara, Ketua FPK Kecamatan Balikpapan Utara, serta seluruh pengurus FPK kelurahan. Suasana semakin meriah dengan balutan pakaian adat yang dikenakan peserta.
Baca Juga: KPK Ingatkan Pemerintah Daerah di Kaltim untuk Transparansi, Cegah Potensi Korupsi
Dalam sambutannya, Ariefdah menyampaikan apresiasi kepada para pengurus yang bersedia mengambil peran penting menjaga dan memperkuat kebhinekaan. Menurutnya, FPK memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan di Kota Balikpapan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kecamatan dalam mendukung kinerja FPK.
“Keberadaan FPK memiliki landasan hukum yang kuat dari Kemendagri. Saya senang FPK hadir sebagai agen pembauran kebangsaan, terutama bagi generasi masa depan,” ujarnya.
Ariefdah berharap setiap FPK kelurahan mampu menyusun program konkret. Salah satunya dengan hadir di sekolah-sekolah, membangun pemahaman kebangsaan, dan menangkal isu negatif maupun hoaks yang bisa memecah belah masyarakat.
Ketua FPK Kota Balikpapan Abdul Rahim juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberadaan FPK tidak hanya menjaga kondusifitas, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Kami berpesan agar seluruh pengurus FPK terus menjaga keamanan dan ketertiban. Mari bekerja sama demi kemajuan bersama, meskipun tantangan di depan tentu tidak sedikit,” pesannya.
Acara pengukuhan ditutup dengan ragam penampilan seni budaya. Mulai dari Tari Perang, Tari Dayak Sinergi Kalimantan, kesenian Madini dari FPK Kelurahan Batu Ampar, hingga pembacaan puisi. Nuansa kebhinekaan begitu terasa, sejalan dengan semangat FPK untuk menjaga persatuan bangsa. (*)
Editor : Ery Supriyadi