KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara melalui Seksi Pelayanan Publik menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik dengan tema “Peningkatan Pelayanan Publik melalui Penerapan dan Evaluasi Standar Pelayanan Publik”.
Forum yang digelar, Kamis (11/9/2025) di Aula Kecamatan Balikpapan Utara ini dihadiri oleh perangkat kecamatan, perwakilan kelurahan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan lembaga hingga para ketua RT.
Baca Juga: Lapor Sampah atau Daftar Uji Emisi di Balikpapan? Pakai Aplikasi E-Link DLH!
Murniantik, kepala Seksi Pelayanan Publik Kecamatan Balikpapan Utara, menegaskan forum ini adalah ruang terbuka untuk mendengar segala keluh kesah, kendala, serta masukan dari masyarakat.
“Melalui forum ini, kami membuka diri seluas-luasnya untuk mendengar. Saya meminta dengan hormat, saran dan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian. Bagaimana selama ini pengalaman Anda saat mengurus layanan di kantor kami? Apakah ada kendala yang dirasakan? Apa yang menurut Bapak dan Ibu perlu kami perbaiki?," ujarnya saat membuka sesi pemaparan.
Menurutnya, setiap kritik dan saran yang membangun adalah sangat berharga untuk melakukan evaluasi dan inovasi. Serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat melakukan perbaikan yang tepat sasaran dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga Balikpapan Utara.
Agenda forum berfokus pada evaluasi empat jenis layanan utama yang menjadi tulang punggung pelayanan publik di kecamatan.
Pemaparan materi disampaikan langsung oleh para penanggung jawab seksi terkait. Antara lain, Penerapan dan Evaluasi Pelayanan SPAW (Surat Pengantar Ahli Waris) yang disampaikan Kasi Kessos M Yogi Nur Chandra.
Selain itu pembahasan terkait pelayanan IMTN oleh Kasi Pemerintahan Kamsani. Berikutnya ada pemaparan terkait penyewaan gedung-gedung yang ada di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara seperti Gedung Serbaguna Kelurahan Graha Indah, Gedung Serbaguna Kelurahan Batu Ampar, dan Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara oleh Kasubbagum.
Serta peningkatan pelayanan publik melalui penerapan dan evaluasi standar pelayanan administrasi kependudukan yang disampaikan Kasi Pelayanan Publik Murniantik.
Baca Juga: Benarkah Perempuan di Balikpapan Lebih Rentan Sakit Dibandingkan Laki-laki? Cek Datanya!
Setiap pemaparan dijelaskan mengenai prosedur, standar waktu serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung aktif.
Peserta tidak segan menyampaikan pengalaman dan memberikan masukan dan saran segar untuk penyempurnaan layanan.
"Kami harapkan sinergi yang terbangun dalam forum ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi budaya dalam membangun pelayanan publik yang prima, cepat, dan berkualitas di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara," pungkas Murniatik. (*)
Editor : Ery Supriyadi