Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dukung Pendidikan Vokasi Lewat Program Hidup Baru for Future Generations

Dina Angelina • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:05 WIB
KERJA SAMA: MoU antara HBSM dan Poltekba dalam momen Wisuda ke-XXI Poltekba berlangsung Sabtu (11/10).
KERJA SAMA: MoU antara HBSM dan Poltekba dalam momen Wisuda ke-XXI Poltekba berlangsung Sabtu (11/10).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Perusahaan di Kota Minyak menyatakan siap berkomitmen membantu penyerapan tenaga kerja. Ini disampaikan dalam momen Wisuda ke-XXI Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), Sabtu (11/10).

Salah satunya ditunjukkan PT Hidup Baru Sukses Mandiri (HBSM) yang melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Poltekba. Tepatnya dalam program HidupBaru for Future Generations.

Manager Service HBSM Yuli Irawan Pamungkas mengatakan, kerja sama ini langkah strategis mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Serta penguatan link and match antara dunia industri dan institusi pendidikan.

“Bentuk sinergi dunia industri dan pendidikan vokasi untuk membangun talenta muda,” katanya. Kerja sama ini dilakukan dalam beberapa bentuk. Pertama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Khususnya bagi mahasiswa Program Studi D3 Teknik Alat Berat dan D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur Jurusan Teknik Mesin Poltekba di area kerja HBSM. Mengingat HBSM bergerak dalam penyedia layanan pemompaan slurry dan dewatering.

Tidak hanya menciptakan peluang kerja. Namun menyiapkan generasi selanjutnya yang siap bekerja dengan industri. “Kami buka peluang sebanyak-banyak, tidak membatasi,” sebutnya.

Namun menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Dia menambahkan, HBSM terdepan dalam hal teknologi pemompaan slurry atau lumpur. “Mereka bisa dapat pengetahuan teknologi ini,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman dari sisi teknis, melainkan hingga soft skill. Termasuk soal membangun etos kerja dan kedisiplinan.

“Bagaimana interaksi dengan rekan kerja di perusahaan. Itu yang kita harapkan menjadi pembeda dengan program PKL di perusahaan lain,” imbuhnya. Semua departemen atau divisi ikut bekerja sama.

Pihaknya menyiapkan mahasiswa setelah lulus sudah langsung siap bekerja. Termasuk yang akhirnya terserap menjadi tenaga kerja di HBSM. “Kami membuka peluang yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Selain PKL, kerja sama juga mengatur program program internship, magang, dan rekrutmen lulusan. Hal ini memberikan prioritas kesempatan kerja kepada alumni Poltekba berprestasi sesuai kebutuhan industri HBSM.

Serta program praktisi mengajar dan dosen tamu. Pihaknya akan menjadi narasumber atau tenaga ahli untuk berbagi wawasan industri dan teknologi pemompaan.

Ada pun kerja sama ini berlangsung selama tiga tahun. Tidak menutup kemungkinan, kerja sama bisa semakin berkembang dengan program studi lainnya di Poltekba seperti teknik elektro.

Ketua Jurusan Teknik Mesin Poltekba Subur Mulyanto mengatakan, kerja sama bersifat non-komersial dan non-profit. Tujuannya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.

Caranya melalui kegiatan pembelajaran praktis, pelatihan, dan peningkatan kompetensi mahasiswa hingga dosen.

“Kerja sama ini sangat relevan dengan semangat Politeknik untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global,” bebernya.

Pihaknya mengapresiasi dan menyambut baik dukungan dari HBSM. “Sebagai mitra industri yang aktif berbagi pengetahuan dan peluang bagi mahasiswa kami,” tandasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#Poltekba