KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Ruang redaksi Kaltim Post tampak penuh pada Senin (20/10) pagi. Sebab, sekitar 165 siswa kelas 4 MI Sentra Cendekia Muslim (SCM) Balikpapan memadati lantai 4 Gedung Biru Kaltim Post.
Pada kunjungan kali ini, para murid diajak mengenal dunia jurnalistik, khususnya media cetak dan televisi. Sekaligus, menjadi wadah bagi mereka untuk meningkatkan minat baca.
Kepala Sekolah MI SCM Balikpapan Selatan, Ida Zubaidah menjelaskan, di masa sekarang tingkat literasi anak-anak kian rendah. Melalui kunjungan ini, diharapkan wawasan para murid semakin bertambah, tidak sekadar melihat di buku pelajaran.
“Apalagi sekarang anak-anak itu untuk membuka buku saja sudah malas. Jadi kami harap di sini mereka bisa mengenal media cetak atau koran, yang bisa menarik minat baca dan keingintahuan anak-anak,” jelasnya.
Dia menambahkan, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, biasanya para siswa diminta membuat paragraf. Sayangnya, mereka hanya mampu menceritakan ulang, namun tidak bisa merangkai kembali lewat tulisan.
“Makanya mudah-mudahan dengan ke sini, anak-anak lihat proses pembuatan koran itu seperti apa. Harus ada idenya dulu, lalu bisa ditahu apa yang mau ditulis,” tambah Ida.
Kemudahan teknologi di masa ini, tak dipungkirinya menjadi salah satu faktor anak-anak malas membaca. Apalagi, banyaknya informasi lewat video pendek yang bisa dengan mudah didengarkan oleh mereka. Karenanya, pihaknya ingin para murid ini bisa lebih paham, bahwa membaca punya banyak manfaat.
“Harapannya anak-anak ini bisa kami dorong untuk bisa lebih mengasah minat baca mereka. Tentunya, dengan guru-guru yang insya Allah kami bekali dengan Bimtek (Bimbingan Teknis), yang bahkan dibuat lewat zoom meeting. Jadi guru tidak perlu meninggalkan tempat mengajar,” tuntas dia. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo