Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SMA Patra Dharma Balikpapan Juara 3 Inovasi TTG Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025

Supriyono Lupus • Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:00 WIB

 

IoT Fish Feeder dari SMA Patra Dharma Balikpapan berhasil mewakili Kota Balikpapan diajang TTG kategori Inovasi di Provinsi Kaltim. Piagam penghargaan juga diterima Muhammad Fadel.   
IoT Fish Feeder dari SMA Patra Dharma Balikpapan berhasil mewakili Kota Balikpapan diajang TTG kategori Inovasi di Provinsi Kaltim. Piagam penghargaan juga diterima Muhammad Fadel.  

BALIKPAPAN - SMA Patra Dharma Balikpapan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang teknologi dan inovasi. Tim inovasi sekolah ini berhasil meraih juara tiga lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, setelah sebelumnya menyabet juara pertama ditingkat Kota Balikpapan pada April 2025.

Inovasi yang diangkat berjudul Fish Feeder yaitu alat pemberi pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Karya ini menjadi salah satu kreativitas siswa dalam menghadirkan solusi teknologi sederhana yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut Muhammad Fadel tim inovator dan siswa SMA Patra Dharma fish feeder dirancang untuk membantu pengusaha atau peternak ikan dalam mengatur pemberian pakan secara teratur dan efisien. Sistem ini bekerja secara otomatis dengan kontrol penuh melalui aplikasi IoT yang memungkinkan pengguna mengatur jadwal, takaran, serta frekuensi pemberian pakan ikan.

“Tujuan utama kami menciptakan alat ini adalah agar peternak ikan dapat memberi pakan secara rutin dan terukur, tanpa harus selalu hadir di lokasi kolam. Dengan sistem otomatis dan berbasis aplikasi, prosesnya jadi lebih efisien dan modern,” ungkapnya.

Keunggulan fish feeder buatan siswa SMA Patra Dharma tidak hanya pada otomatisasi sistem, tetapi juga kemudahan dalam pengaturan dan penerapan di lapangan. Dalam waktu sekitar satu minggu, tim berhasil merancang desain alat, logika pemrograman, dan sistem kendali berbasis IoT secara mandiri, mulai dari nol hingga alat berfungsi penuh.

Alat tersebut telah diuji coba langsung di kolam ikan sekolah serta peternakan ikan lele sebagai bagian dari tahap pengujian lapangan. Dengan capaian di tingkat provinsi ini berharap inovasi fish feeder dapat terus dikembangkan, bahkan dikomersialkan untuk membantu sektor perikanan lokal di Balikpapan dan Kalimantan Timur

“Untuk harapan kedepannya, kami ingin mengembangkan alat kami agar bisa digunakan dalam peternakan skala besar, untuk saat ini kami belum ada kerjasama untuk pengembangan masal alat ini,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#SMA Patra Dharma #balikpapan #Inovasi TTG #kalimantan timur