KALTIMPOST.ID-PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan kembali menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat sekitar.
Melalui program tanggap bencana, perusahaan menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU V Balikpapan Dodi Yapsenang mengatakan langkah cepat itu merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasi.
“Pertamina tidak hanya hadir untuk mengelola energi, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat Balikpapan yang siap membantu di saat musibah. Semoga bantuan ini dapat memberi semangat bagi warga terdampak untuk bangkit,” ujarnya.
Kebakaran yang terjadi akhir pekan lalu menghanguskan tujuh rumah dan merusak tujuh rumah lainnya di RT 29 dan RT 32.
Berdasarkan data kelurahan, terdapat 23 kepala keluarga dengan total 62 jiwa terdampak, sebagian besar kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Sebagai bagian dari langkah tanggap darurat, PT KPI Unit Balikpapan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan kebersihan, mulai bahan makanan, sabun, alat mandi, hingga perlengkapan rumah tangga.
Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan pihak kelurahan dan Forum Katana (Kelompok Tanggap Bencana) Baru Ilir.
Selain itu, pada Minggu (26/10), perusahaan juga menyalurkan 75 paket konsumsi bagi korban dan relawan yang berjibaku di lapangan selama proses evakuasi dan pemadaman api.
KPI Balikpapan turut menurunkan armada pemadam internal (fire truck) untuk membantu BPBD, Damkar, dan relawan masyarakat. Sinergi ini berhasil mencegah api meluas ke permukiman padat sekitar lokasi kejadian.
Perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir Yusup menyampaikan apresiasi atas kehadiran cepat Pertamina.
“Kami berterima kasih kepada Pertamina yang sigap membantu, tidak hanya dengan pemadam, tetapi juga dengan perhatian nyata bagi warga terdampak. Bantuan ini sangat berarti,” ujarnya.
Dodi menambahkan, kegiatan tanggap darurat itu merupakan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Aksi ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pengentasan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan penguatan ketahanan masyarakat menghadapi bencana. (aji/rd)
Editor : Romdani.