Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Halte Kehutanan Jadi Contoh Revitalisasi Halte, Dishub Ajak Swasta Turun Tangan

Dina Angelina • Jumat, 31 Oktober 2025 | 15:54 WIB

FOTO: ANGGI PRADITHA/KP

 

Halte Kehutanan di Jalan Jenderal Sudirman, Balkkpapan, menjadi percontohan bagi perusahaan yang ingin memberikan CSR. (ANGGI PARADITHA/KP)
Halte Kehutanan di Jalan Jenderal Sudirman, Balkkpapan, menjadi percontohan bagi perusahaan yang ingin memberikan CSR. (ANGGI PARADITHA/KP)

BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan berkolaborasi dengan swasta dalam membangun Balikpapan Connectivity (B-Connect). Termasuk dalam menghadirkan sarana peningkatan transportasi. 

Rencananya akan menghadirkan halte-halte baru. Mengingat jumlah halte masih kurang dari kondisi yang dibutuhkan. Dishub telah melakukan revitalisasi dua halte.

Serta teranyar revitalisasi halte kerja sama bersama pihak swasta. Seperti Halte Kehutanan di Jalan Ahmad Yani yang mendapat bantuan dari operator transportasi online, Gojek.

Baca Juga: B-Connect Awasi Ketat Jalan MT Haryono Balikpapan, Parkir Liar Siap-Siap Kena Tilang Digital

Halte ini menjadi titik integrasi antara layanan Balikpapan City Trans dengan moda transportasi lain. Kata Kepala Dishub M Fadli Pathurrahman mengatakan, Halte Kehutanan menjadi pilot project.

“Bagi swasta yang ingin memberikan bantuan corporate social responsibility (CSR) membangun halte bisa melihat contoh tersebut,” bebernya. Mengingat ada beberapa halte bantuan CSR tidak memenuhi standar layak. 

“Minimal ada indikator halte seperti fasilitas tempat duduk, listrik, informasi rute jalan, dan disabilitas,” sebutnya. Maka Halte Kehutanan menjadi contoh bagi yang ingin kerja sama atau kolaborasi.

Baca Juga: Dishub Balikpapan Mulai Tertibkan Parkir Liar di Jalan MT Haryono, Tahap Awal Fokus Segmen Dua dan Segmen Tiga

“Ini terbuka bagi siapa saja swasta yang ingin kerja sama. Termasuk dengan pihak perbankan,” sebutnya. Halte yang nyaman ini untuk mendukung kenyamanan dan mendorong jumlah pengguna transportasi publik. 

Dishub berharap transportasi publik bisa menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Termasuk di halte, nanti akan disiapkan area iklan. “Harapannya bisa berkontribusi pada peningkatan PAD,” tuturnya. 

Saat ini, Balikpapan City Trans menjadi transportasi idola. Fasilitas ini masih dalam masa uji coba dan dikelola oleh Kementerian Perhubungan selama tiga tahun sejak 2024.

Nantinya pengelolaan akan dilakukan Pemkot Balikpapan pada Juli 2027. “Mungkin di sisi kanan kiri bus sebagai layanan iklan agar menjadi pemasukan bagi daerah,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Dishub Balikpapan #Balikpapan Connectivity