KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Kunjungan wisatawan nusantara di Balikpapan terus meningkat setiap tahun. Disparpora meyakini, tahun ini jumlah kunjungan wisatawan juga berhasil melebihi target yakni 2,5 juta orang.
Kepala Disparpora Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, pihaknya mencatat realisasi kunjungan wisatawan Nusantara hingga Juni 2025 sebesar 1,6 juta orang di Balikpapan. “Artinya hingga pertengahan tahun saja realisasi kunjungan wisatawan sudah mencapai 64,84 persen,” katanya kepada Kaltim Post. Terlebih biasanya puncak kunjungan wisatawan terjadi akhir tahun.
Ratih menuturkan, setiap tahun terjadi kenaikan kunjungan wisatawan nusantara ke Balikpapan. Misalnya target kunjungan wisatawan 1,5 juta orang pada 2023. Sementara realisasi yang tercapai 2,5 juta orang. “Tertinggi 2023, persentase kunjungan wisatawan bisa menyentuh 170 persen,” ucapnya. Sementara tahun 2024, target kunjungan wisatawan naik menjadi 1,9 juta orang.
“Realisasi bisa tercapai 2,6 juta orang atau 140 persen pada 2024,” jelasnya. Dia menambahkan, catatan Badan Pusat Statistik juga melihat peningkatan signifikan pada kunjungan wisatawan mancanegara ke Balikpapan. “Lonjakan mencapai 80 persen pada juni 2025 dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya. Menurutnya itu tidak terlepas dari perkembangan Balikpapan sebagai kota jasa, perdagangan, dan kota MICE.
“Ada banyak event regional dan nasional dilaksanakan di Balikpapan sebagai tuan rumah,” imbuhnya. Ratih turut mengapresiasi berbagai rute baru penerbangan yang hadir sepanjang tahun ini.
Selain menambah pilihan penerbangan, sekaligus turut mendongkrak peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. “Mobilitas wisatawan semakin lancar baik dari dan menuju Balikpapan,” katanya. Mulai wisata bahari yang selama ini menjadi andalan seperti Pantai Manggar, Pantai Lamaru, dan lainnya. “Hingga pilihan wisata destinasi keluarga seperti Kebun Raya Balikpapan,” sebutnya.
Semua ikut mengalami peningkatan kunjungan. Ini menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik sampai mancanegara. “Semoga rute dan frekuensi maskapai juga semakin banyak,” tuturnya.
Menurutnya beragam pilihan rute ini memperkuat posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim dan IKN. Tamu yang datang bisa mengunjungi wisata bahari, wisata belanja, wisata kuliner, wisata sejarah dan sebagainya. (*)
Editor : Dwi Restu A