FOTO: ANGGI PRADITHA/KP
BALIKPAPAN - Komisi III DPRD Balikpapan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) segera menyiapkan kantong parkir. Ketika penerapan kawasan tertib lalu lintas (KTL) Jalan MT Haryono benar-benar efektif, tidak mematikan usaha di sana.
Kini Dishub Balikpapan berkoordinasi dengan para pemilik lahan yang akan menjadi kantong parkir. Rencananya sudah ada kantong parkir baru di beberapa titik.
“Kami perkirakan menampung lebih dari 300 SRP (Satuan Ruang Parkir), salah satunya di kawasan Citra City,” kata Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman. Dia mengaku komunikasi tahap awal sudah berjalan dengan pihak pengelola lahan.
Namun masih menunggu pimpinan yang sedang berada di luar kota. Mereka meminta sampaikan permohonan tertulis. “Jadi surat resmi dari pemerintah kota juga sudah disampaikan dua minggu lalu,” imbuhnya.
Baca Juga: Progres Blok D Pasar Klandasan Tembus 56 Persen, Pemkot Balikpapan Ungkap Strategi Kejar Target
Statusnya pemerintah menyampaikan permohonan peminjaman lahan untuk kantong parkir. Fadli bercerita, pengelola lahan juga mengusulkan agar lokasi kantong parkir nanti boleh digelar kegiatan UMKM.
Jadi ada timbal balik antara pemerintah dan pengelola lahan. Ini masih perlu dibahas lebih lanjut bersama pihak pengelola secara tatap muka. Dia berharap bisa bertemu langsung secepatnya dengan pengelola.
Teknisnya nanti Dishub juga akan melibatkan jukir binaan dalam pelaksanaan kantong parkir. Total saat ini ada sekitar 219 jukir binaan. “Mereka juga akan diundang untuk memastikan masih efektif bekerja,” tuturnya.
Sekaligus mencegah terjadinya pungutan liar yang dapat mengganggu ketertiban warga. Menurutnya dengan kantong parkir baru, keamanan kendaraan masyarakat juga lebih terjamin.
Sebelumnya sempat terjadi kasus kehilangan helm dan barang lainnya. Rencananya ada dua titik kantong parkir baru yaitu Citra City dan samping Mie Gacoan lahan pagar seng merah.
Baca Juga: Atasi Sampah Pesisir, Wawali Balikpapan Minta RT dan Kelurahan Awasi Kegiatan Masyarakat
“Kami juga intens komunikasi dan bergerak cepat. Salah satunya yang siap Citra City,” sebutnya. Sekaligus menunggu penerbitan SK KTL yang ditargetkan selesai dalam pekan ini.
Dari sisi potensi pendapatan daerah, Dishub juga tengah menghitung potensi retribusi parkir secara matang. Ke depan, sistem kantong parkir menuju skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).
Dishub juga mengumpulkan pelaku usaha melalui forum lalu lintas. “Jadi semua pelaku usaha di segmen dua (Beller - Roti Tiam) sudah diundang ke kantor. Mereka siap menerima aturan,” tutupnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki