Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lestarikan Penyu dan Pesut, Ini Program yang Dijalankan Ditpolairud

M Ibrahim • Rabu, 5 November 2025 | 17:08 WIB
LESTARIKAN SATWA: Personel Ditpolairud Polda Kaltim beri edukasi masyarakat pesisir Kampung Baru demi kelestarian satwa penyu dan pesut.
LESTARIKAN SATWA: Personel Ditpolairud Polda Kaltim beri edukasi masyarakat pesisir Kampung Baru demi kelestarian satwa penyu dan pesut.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Edukasi bersama melestarikan satwa langka, penyu dan pesut dilakukan personel Ditpolairud Polda Kaltim, Bripka Taufik Ismail dan Bripka Purwanto.

Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pesisir di Kampung Baru, Balikpapan Barat itu bertujuan mengajak warga pesisir serta para nelayan agar berperan aktif.

“Kami berharap bersama menjaga kelestarian penyu dan pesut, dua satwa langka yang menjadi bagian penting dari ekosistem laut dan perairan Kaltim,” terang Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Pol Eduward Pardede, Rabu (5/11/2025).

Imbauan itu antara lain tidak menangkap, memperjualbelikan, ataupun mengganggu habitat penyu dan pesut. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengancam satwa-satwa tersebut.

Diketahui, Pesut (Orcaella brevirostris) tidak hanya hidup di perairan sungai Mahakam, tetapi juga dapat ditemukan di perairan laut, termasuk wilayah Penajam Paser Utara dan Balikpapan.

Sementara itu, di perairan Balikpapan sendiri terdapat tiga jenis penyu, yakni Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), dan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) — ketiganya merupakan satwa langka yang dilindungi. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#edukasi #pesut #Ditpolairud #balikpapan #penyu #lestarikan