BALIKPAPAN - Setelah berlangsung selama empat hari 6-9 November di BSCC Dome. Gelaran Balikpapan Fest 2025 resmi berakhir pada Minggu (9/11/2025). Ajang ini sukses menjadi hiburan sekaligus penggerak ekonomi Kota Minyak.
Festival seni, budaya, ekonomi kreatif ini berhasil menarik puluhan ribu pengunjung. Seperti diketahui, Balikpapan Fest konsisten masuk kalender Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata.
“Setiap tahun kami berhasil lolos kurasi,” ucap Kepala Disparpora Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma. Balikpapan Fest 2025 dengan tema ‘Harmoni Nusantara’ berhasil masuk dalam 110 acara unggulan dalam KEN.
Dia bercerita, kini untuk Balikpapan Fest 2026 juga sudah dinyatakan lolos administrasi KEN. Disparpora akan bersiap untuk segera mengikuti tahapan kurasi selanjutnya.
Ratih menjelaskan, pihaknya mengusulkan tema Pesisir Nusantara untuk Balikpapan Fest 2026. Disparpora melihat Balikpapan memiliki keunggulan sebagai kota pesisir.
“Ada pelabuhan, laut, dan jalur perdagangan. Kami angkat ini menjadi satu daya tarik,” sebutnya. Jika Balikpapan Fest 2025 mengusung tiga kearifan lokal sekaligus. Di antaranya pedalaman, pesisir, dan keraton.
Sedangkan Balikpapan Fest 2026 khusus tentang Pesisir Nusantara. “Ketika kami daftar untuk KEN 2026 sudah dinyatakan lolos pada tahapan konsep dan ide tersebut,” imbuhnya.
Dia berharap pada tahapan selanjutnya, tema Pesisir Nusantara bisa menjadi satu daya tarik. “Jadi setiap tahun Balikpapan Fest harus punya konsep yang berbeda agar menarik,” tuturnya.
Namun tentu dengan keunggulannya sebagai ajang perpaduan seni, budaya, kuliner dan kreativitas komunitas. Selain itu, event lainnya yakni Balikpapan Culture Week juga berhasil menembus kurasi awal KEN 2026.
Total hanya ada empat event di Kaltim yang lolos kurasi awal KEN 2026. Dua event lainnya yaitu Long Pai Festival di Kutai Timur dan Erau Kukar di Kutai Kartanegara. (*)
Editor : Sukri Sikki