BALIKPAPAN – Para kader posyandu dilingkungan 4 RT di Kelurahan Lamaru, Rabu (12/11/2025) mengikuti Assessment Keterampilan Kader Posyandu yang dilaksanakan UPTD Puskesmas Lamaru, bertempat di Posyandu Mawar Putih.
Salah satu kade posyandu, Kristina Dewi mengungkapkan dirinya mengikuti kegiatan yang menilai kemampuan masing-masing kader setelah sebelumnya mendapat berbagai pelatihan dari puskesmas.
“Saya sudah menjadi kader posyandu tapi baru kali ini merasakan langsung bagaimana kemampuan kami diuji secara menyeluruh. Dalam asesmen ini, ada 25 keterampilan kader yang harus dikuasai,” ucapnya.
Semua terbagi ke dalam lima kategori mulai dari pengelolaan posyandu, keterampilan untuk ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, hingga keterampilan untuk usia produktif dan lansia.
Dijelaskannya tingkat kemampuan kader juga dibedakan menjadi tiga yaitu tingkat Purwa, Madya, dan tingkatan Utama. Untuk bisa naik tingkat, kami harus lulus dalam sejumlah kategori tertentu.
“Saat proses asesmen dimulai, saya sempat gugup. Setiap keterampilan diuji satu per satu oleh tim dari puskesmas. Mulai dari cara menimbang dan mengukur tinggi badan balita, hingga bagaimana memberikan konseling singkat kepada ibu hamil,” ujarnya.
Petugas puskesmas menjelaskan dengan sabar agar kami benar-benar paham bagaimana prosedur yang benar. Dari sini kader belajar bahwa menjadi kader tidak bisa asal-asalan.
“Ke depannya kapasitas dan ketelitian kader akan sangat menentukan akurasi data kesehatan masyarakat di lingkungan kami masing-masing,”ujarnya.
Mereka juga diingatkan bahwa peran kader tidak berhenti di posyandu saja. Harus bisa mengajak dan mengedukasi masyarakat tentang kesehatan, gizi seimbang, dan pola hidup bersih.
“Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Saya jadi lebih yakin saat memberikan pelayanan kepada warga, karena tahu bahwa apa yang saya lakukan sudah sesuai standar,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki