KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Musibah enam anak kehilangan nyawa dan tenggelam di kubangan di Balikpapan Utara menjadi kabar duka bagi publik Kota Minyak. Momen ini harus menjadi pengingat masyarakat untuk lebih waspada.
BPBD Balikpapan mencatat dalam bulan ini kebencanaan khusus orang tenggelam cukup banyak. Dalam waktu dekat ini, kasus anak tenggelam di Balikpapan sudah 7 orang dan dewasa 1 orang.
“Total dalam dua bulan terakhir saja korban meninggal sudah 10 orang,” kata Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali. Dia meminta pengawasan orang dewasa lebih ditingkatkan.
Terutama terhadap anak-anak yang sering menjadi korban tenggelam. BPBD Balikpapan juga aktif melakukan pemasangan plang imbauan di beberapa titik penting sesuai perencanaan.
Seperti tahun ini total ada enam titik lokasi pemasangan plang imbauan. Terkait kasus anak meninggal di dalam kubangan Senin (17/11) sore, pihaknya masih belum tahu siapa pemilik pasti wilayah tersebut.
“Namun kalau dilihat di lokasi tersebut sudah ada imbauan larangan melintas dan memancing,” ucapnya. Dia mengakui, beberapa waktu lalu memang sering orang memancing di sana.
Usman tak lelah mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan waspada. Terlebih berdasarkan laporan BMKG, cuaca kurang baik dan angin cukup kencang di Kota Minyak.
“Kami minta masyarakat waspada baik untuk diri sendiri dan orang lain di sekitarnya,” sebutnya. Harapannya tak ada lagi musibah serupa dan Balikpapan tetap aman. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo