Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tim Forensik Polda Kaltim Periksa Jasad WNA asal Malaysia yang Hilang, Hasilnya Tidak Ada Tanda Kekerasan

M Ibrahim • Selasa, 25 November 2025 | 16:01 WIB

 

FORENSIK: Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol Nelson Situmorang menjelaskan seputar pemeriksaan jasad WNA oleh tim forensik.
FORENSIK: Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol Nelson Situmorang menjelaskan seputar pemeriksaan jasad WNA oleh tim forensik.

KALTIMPOST BALIKPAPAN - Tim gabungan Bid Dokkes Polda Kaltim telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jasad Wong Sie Tuong (65), warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Tim melibatkan Inafis Polres Kukar. Setelah dilakukan autopsi, dokter forensik tidak menemukan indikasi kekerasan. Korban dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya. Kepastian tersebut disampaikan setelah proses identifikasi forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan, Senin (24/11/2025).

“Setelah dilakukan autopsi, dokter forensik menyampaikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tidak ditemukan unsur pidana,” jelas Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol Nelson Situmorang.

Karena korban merupakan warga negara asing, proses penanganan dilakukan sesuai SOP perlakuan terhadap WNA, termasuk pendampingan keluarga yang datang langsung memberikan data antemortem.

Empat anggota keluarga hadir, terdiri dari dua putri dan dua putra korban. Kombes Nelson menegaskan proses identifikasi dilakukan menggunakan metode DVI (Disaster Victim Identification).

Data antemortem digali dari keluarga dengan pendampingan Kaur Ident Polres Kukar, Iptu Lewinsky, serta masukan langsung dari dokter yang pernah menangani korban di Malaysia.

“Ada tahi lalat di daun telinga kiri, gigi palsu implant, banyak tahi lalat di punggung dan tengkuk, serta bekas luka di bahu kanan. Itu data saat korban masih hidup,” bebernya.

Ketika data tersebut dicocokkan dengan kondisi jenazah, dua ciri utama dinyatakan sangat kuat dan identik. Yakni gigi palsu dan tahi lalat menonjol di daun telinga.

“Dengan dua data yang sangat kuat, implant gigi dan telalat di daun telinga kiri, kami menyimpulkan secara ilmiah bahwa jenazah positif teridentifikasi sebagai Mr Wong Sie Tuong,” tegasnya.

Proses verifikasi juga diperkuat oleh keterangan dua anak korban yang hadir langsung, termasuk putrinya yang berprofesi sebagai dokter, serta anak laki-laki bernama Desmond yang terakhir bertemu dengan ayahnya sebelum kejadian.

Sementara, Kaur Ident Polres Kukar Iptu Lewinsky menjelaskan bahwa pencarian dilakukan sejak korban dilaporkan hilang pada Kamis (20/11/2025) malam. Tim gabungan terdiri dari TNI–Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Kukar dan masyarakat.

“Tim dibagi dua: satu untuk olah TKP dan pemeriksaan saksi, satu lagi untuk pencarian. Korban ditemukan oleh tim kedua,” kata Lewinsky.

Setelah ditemukan pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 15.00 Wita, jenazah kemudian dievakuasi melalui jalur air dan darat. Total waktu tempuh dari lokasi hingga tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan mencapai sekitar 15 jam.

Dengan selesainya proses identifikasi, Bid Dokkes bersama Inafis Polres Kukar menyatakan jenazah siap diserahkan kepada keluarga. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#polda kaltim #tim forensik #wna #malaysia #kekerasan #jasad #hilang 19 tahun