Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PAMA BPOP Edukasi 200 Pelajar Balikpapan soal Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS lewat Program CSR Pendidikan dan Kesehatan

Muhammad Ridhuan • Minggu, 30 November 2025 | 18:42 WIB
PAMA BPOP yang menggelar sosialisasi antinarkoba dan bahaya HIV/AIDS di Balikpapan.
PAMA BPOP yang menggelar sosialisasi antinarkoba dan bahaya HIV/AIDS di Balikpapan.

KALTIMPOST.ID-Sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap program corporate social responsibility (CSR), khususnya pada pilar pendidikan dan kesehatan, PT Pamapersada Nusantara Balikpapan Operation (PAMA BPOP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Antinarkoba dan Bahaya HIV/AIDS bagi pelajar tingkat menengah di Balikpapan, Kamis (30/10).

Kegiatan digelar di dua lokasi. Yakni di SMK 1 Balikpapan pada pagi hari dan SMK 5 Balikpapan pada siang hari.

Dengan total peserta 200 siswa. Program itu merupakan bagian dari implementasi Mandatory CSR 2025 – PAMA Safe School serta mendukung agenda nasional Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan kampanye pencegahan HIV/AIDS.

Chief PAMA BPOP Expert Sulasman mengatakan dunia pendidikan perlu mendapat perhatian serius karena generasi muda merupakan kelompok paling rentan terhadap peredaran gelap narkoba dan paparan informasi keliru tentang kesehatan reproduksi.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan yang bekerja di sektor industri. Tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab. Edukasi seperti ini sangat penting agar siswa memiliki pemahaman yang benar dan mampu menjaga diri sejak dini,” ujarnya didampingi CSR Officer Aziz Kusuma Aji.

Sulasman menambahkan, kegiatan edukasi itu juga selaras dengan prinsip ESG perusahaan. Khususnya pada aspek sosial dan tata kelola yang mendorong partisipasi multipihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman.

Sulasman menegaskan kolaborasi dengan sekolah, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan tenaga kesehatan menjadi kunci efektivitas program.

“Kami membangun kerja sama berkelanjutan dengan sekolah binaan. Harapannya, tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan sekolah yang sehat, aman, dan produktif,” ucapnya.

Program itu juga mendukung kampanye nasional Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), yang menempatkan kesehatan dan keselamatan pelajar sebagai prioritas utama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif.

Dalam kegiatan tersebut, pemateri dihadirkan dari BNN Balikpapan yaitu M Alif Farzatullah dan Herlina.

Yang memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba, modus peredaran, dampak penyalahgunaan terhadap fisik dan mental, hingga langkah-langkah pencegahan di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Selain itu, siswa mendapatkan edukasi tentang penularan HIV/AIDS oleh tenaga medis dari Klinik Medika Balikpapan dr Yuni yang memaparkan pentingnya perilaku hidup bersih dan aman, serta prosedur pertolongan dasar jika menemukan kasus darurat terkait kesehatan.

Kegiatan berjalan lancar di kedua sekolah dan pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian PAMA BPOP yang secara konsisten menjalankan program CSR berbasis pendidikan dan kesehatan.

“Terima kasih kepada PT PAMA, Klinik Medika, dan BNN yang sudah bersedia menyambangi sekolah kami dan membagikan ilmu gratis kepada anak-anak kami. Semoga apa yang Bapak Ibu berikan bisa menjadi manfaat untuk dilanjutkan kepada sekolah kami,” ungkap Waka Humas SMK 5 Balikpapan Dini Sakti Natavia. (adv/rdh/rd)

Editor : Romdani.
#anti narkoba #penajam paser utara #HIV / AIDs #ibu kota nusantara #bahaya narkoba #PAMA Persada Nusantara #Kutai Barat