KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Suasana dinamika warga mulai terasa di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara. Tahun ini menjadi fase penting bagi masyarakat karena kembali menentukan pemimpin lingkungan mereka secara langsung.
Gelombang aktivitas warga pun mengalir sejak awal tahun. Pembaca diberi ruang untuk menilik lebih dalam bagaimana proses demokrasi di tingkat paling dasar ini menggerakkan kembali partisipasi publik.
Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan, menjelaskan bahwa pemilihan ketua rukun tetangga (RT) merupakan bentuk demokrasi paling mendasar yang hidup di tengah warga. Menurutnya, proses itu benar-benar hadir dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk kepentingan masyarakat.
“Demokrasi yang paling kecil lahir dari pemilihan ketua RT. Antusiasme, adu gagasan, dan penyampaian visi–misi menjadi bagian dari pesta warga,” ujarnya.
Awan menekankan bahwa pemilihan ketua RT bukan sekadar soal menentukan siapa yang memimpin. Lebih dari itu, prosesnya menjadi momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan pelayanan, dan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya. Ia berharap kompetisi ini menjadi wadah sehat untuk bertukar ide serta merancang program demi kemajuan tiap wilayah.
Dalam pemilihan, ia mengingatkan bahwa akan selalu ada kandidat yang menang dan kalah. Namun, kemenangan sesungguhnya tetap dimiliki seluruh warga karena proses berlangsung terbuka dan partisipatif.
Baca Juga: Masuk Desember, BMKG Balikpapan Ingatkan Tren Curah Hujan di Kaltim Meningkat
Beberapa RT tercatat telah merampungkan proses pemilihan selama empat bulan terakhir. Dari total 77 RT, sebanyak 68 ditargetkan menuntaskan pemilihan paling lambat pada Desember 2025.
Awan berharap seluruh tahapan yang berlangsung tertib dan transparan mampu melahirkan ketua RT berintegritas, responsif, dan siap mendorong perubahan positif di lingkungan.
“Semangat demokrasi di tingkat RT sangat penting bagi tumbuhnya pemerintahan yang kuat serta masyarakat yang semakin solid,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi