Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Balikpapan Siap Hadapi Gelombang Pemberhentian Pekerja Pasca RDMP Rampung

Dina Angelina • Selasa, 9 Desember 2025 | 13:36 WIB

 

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pembangunan refinery development master plan (RDMP) hampir rampung. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut rencananya RDMP diresmikan 17 Desember 2025.

Proyek yang memakan waktu pembangunan sekitar tujuh tahun ini siap beroperasi untuk meningkatkan produksi BBM. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, manajemen Pertamina sudah melapor ke Pemkot Balikpapan.

Dalam waktu dekat, tambahan kilang-kilang mulai beroperasi. Bagus berharap, keberadaan RDMP bisa meningkatkan pergerakan ekonomi di Balikpapan maupun Kalimantan Timur.

“Efek domino dari RDMP yang beroperasi bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen,” ujarnya. Selain itu, pihaknya mengaktifkan kembali tim pendeteksi dini untuk menghadapi gelombang pekerja yang mulai berakhir.

Mengingat proyek RDMP sudah rampung dan pernah menyerap sekitar 24.000-28.000 pekerja. Pemkot Balikpapan telah berkoordinasi dengan KSPSI Balikpapan dan main contractor.

“Ada tim pendeteksi dini sebagai pengawasan,” sebutnya. Terdiri dari perwakilan Disnakertrans Kaltim, Disnaker Balikpapan, Polresta Balikpapan, Kejaksaan Negeri Balikpapan masuk dalam satgas tersebut.

“Mereka akan memonitor apa pemutusan hubungan kerja berjalan baik sesuai tanggung jawab masing-masing,” bebernya. Dia berharap, pekerja mendapat hak sesuai dengan kesepakatan dalam nilai kontrak.

Misalnya terkait kompensasi, pesangon, dan lainnya. Bagus berharap baik main contractor atau sub contractor harus aktif melaporkan tenaga kerja. Dia mengakui selama ini lemah terkait data tersebut.

Pihaknya setiap kali sosialisasi selalu mengingatkan agar Pertamina dan kontraktor aktif melapor berkoordinasi dengan pemerintah. “Jangan pada saat bermasalah baru kita mendapat laporan,” ucapnya.

Bagus meminta hal ini menjadi perhatian di masa mendatang. Seharusnya sejak awal pembangunan kontraktor menyampaikan merekrut sekian orang dan begitu pula menutup kontrak sekian orang.

Dia mengimbau pencari kerja harus aktif mencari peluang. Baik soal usaha maupun peningkatan kompetensi diri. “Provinsi sudah punya Balai Latihan Kerja dan OPD sering mengadakan diklat,” tandasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#pertumbuhan ekonomi #Bagus Susetyo #rdmp balikpapan #Gelombang PHK