Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SDN 013 Balsel Raih Prestasi Nasional, Sorotan Mengalir ke Dukungan Orang Tua

Supriyono Lupus • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:22 WIB

Tim dan ofisial SDN 013 Balikpapan Selatan membawa pulang gelar runner-up Liga Merah Putih seri nasional di Progresif Arena Bandung.
Tim dan ofisial SDN 013 Balikpapan Selatan membawa pulang gelar runner-up Liga Merah Putih seri nasional di Progresif Arena Bandung.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – SDN 013 Balikpapan Selatan (Balsel) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah tersebut sukses menjadi runner-up Liga Merah Putih (LMP) seri nasional yang digelar di Progresif Arena Bandung, 6–7 Desember 2025. Capaian ini mengangkat nama Balikpapan dan Kalimantan Timur di tingkat nasional.

Sebagai wakil Kaltim, SDN 013 tampil impresif hingga menembus partai final. Mereka akhirnya harus mengakui keunggulan MI Al Muhajirin Bandung lewat adu tos-tosan 7–8, setelah bermain imbang 1–1 pada waktu normal.

Baca Juga: Masagena Food Perluas Pasar Lewat MoU Baru di Ajang Business Matching 2025

Meski gagal mengangkat trofi, salah satu pemainnya, Muhammad Rafa Akbar Erlangga, tampil gemilang dengan menyabet gelar top skor. Koleksi 12 golnya menjadi catatan tersendiri bagi tim.

Kepala SDN 013 Balikpapan Selatan, Susi Misinah, memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan tim pelatih. Ia menegaskan perjuangan tersebut tidak hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi memotivasi anak-anak agar tetap rendah hati dan menjaga sikap baik,” ujarnya.

Dukungan orang tua juga menjadi sorotan. Salah satu wali murid, Andi Suhardi, mengungkapkan bahwa keberangkatan tim ke Bandung sepenuhnya berasal dari swadaya tanpa bantuan pemerintah. Ia berharap dukungan pemerintah dapat hadir pada kegiatan serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Aset Tetap Balikpapan Capai Rp 10,2 Triliun, BKAD Prioritaskan Pengamanan dan Sertifikasi

“Biaya turnamen seluruhnya dari keswadayaan wali murid. Kami berharap pemerintah bisa memberi dukungan pada kesempatan berikutnya,” tuturnya.

Pelatih sekaligus guru PJOK, Muhammad Irfan, bersama manajer tim Juliana Zeko, menjelaskan bahwa mereka membawa 13 pemain untuk bersaing dengan 36 sekolah dari seluruh Indonesia di kategori usia 12 tahun.

“Menjadi juara dua dari 36 sekolah adalah kebanggaan besar. Anak-anak membawa pulang piala, medali, sertifikat, dan dana pembinaan. Terima kasih kepada orang tua yang selalu mendukung aktivitas olahraga di sekolah,” ujar Irfan.(*)

 

Editor : Ery Supriyadi
#Swadaya #SEPAK BOLA PELAJAR #balikpapan selatan #orangtua #top skor