Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pembangunan Pasar Induk Ditunda Efek Pemangkasan TKD: 802 Meter Lahan Milik Masyarakat Masih Butuh Pembebasan

Dina Angelina • Jumat, 12 Desember 2025 | 12:23 WIB

 

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar.   
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar.  
 

BALIKPAPAN - Total dari 9 hektare lahan pasar induk di Kilometer 5,5 Graha Indah. Saat ini Pemkot Balikpapan masih perlu menyelesaikan sekitar 4 hektare lahan yang bermasalah.

Itu dalam proses penanganan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Balikpapan. Selain itu, Dinas Perdagangan menyebutkan masih ada 802 meter persegi lahan milik masyarakat yang belum mendapat ganti rugi.

“Ini pintu masuk menuju pasar induk. Kalau tidak diganti rugi akan mengganggu kelancaran pembangunan nanti,” kata Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar.

Dia sudah berkomunikasi dengan camat Balikpapan Utara dan lurah Graha Indah untuk mencari pemilik lahan. “Sehingga bisa kita tindak lanjuti proses pembebasan tahun mendatang,” tuturnya.

Itu yang bisa dilakukan sembari menunggu ketersediaan anggaran pembangunan fisik pasar induk. Secara bertahap menyelesaikan seluruh kebutuhan lahan hingga berstatus clear and clean untuk dibangun.

Saat ini ada 5 hektare lahan yang sudah berstatus milik pemerintah kota. “Nanti untuk area yang terbangun hanya 3,6 hektare sudah ada dalam masterplan,” tuturnya.

Artinya lahan yang belum selesai statusnya merupakan area pendukung pasar induk. Haemusri menuturkan, setidaknya kebutuhan anggaran pasar induk kurang lebih Rp 85 miliar.

“Awalnya sudah masuk dalam rencana tahun depan, tapi terpaksa harus tertunda,” sebutnya. Seharusnya tahun depan Dinas Perdagangan menjalankan program revitalisasi Pasar Inpres dan pembangunan pasar induk.

Namun karena ada pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) akhirnya turut berpengaruh pada kegiatan infrastruktur. “Jadi tahun depan tidak ada pembangunan fisik di Dinas Perdagangan,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pemkot balikpapan #Haemusri Umar #Graha Indah #DINAS PERDAGANGAN BALIKPAPAN #pasar induk