Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Disdikbud Balikpapan Dukung Inovasi SMP 21, Harap Tingkatkan Produksi Metakonaba

Dina Angelina • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:37 WIB
BERKEMBANG: Peresmian workshop Metakonaba SMP 21 sekaligus pelatihan untuk masyarakat sekitar dan seluruh kepala SMP se-Balikpapan.
BERKEMBANG: Peresmian workshop Metakonaba SMP 21 sekaligus pelatihan untuk masyarakat sekitar dan seluruh kepala SMP se-Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - SMP 21 Balikpapan melakukan peresmian workshop Metakonaba pada Jumat (12/12). Sekaligus menggelar pelatihan kepada masyarakat sekitar tentang tata cara produksi Metakonaba.

Peresmian workshop dilakukan oleh Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik. Dia turut hadir bersama kepala SMP se-Balikpapan. Serta pihak-pihak swasta yang selama ini memberikan dukungan.

Irfan mengatakan, workshop ini seharusnya mendukung kreativitas dan inovasi SMP 21. Termasuk meningkatkan jumlah produksi. Apalagi selama ini kendala karena tidak ada tempat untuk kegiatan produksi.

“Semoga dengan fasilitas ini akan menambah produktif karena produk ini menjadi nilai ekonomis bagi sekolah,” tuturnya. Baik untuk Metakonaba dan sabun tangan Eucanusa.

Konaba dijual seharga Rp 15 ribu per pcs kemasan 4 kilogram. Media tanam ini memiliki komposisi kompos, tanah, dan FABA (fly ash dan bottom ash) yang merupakan limbah dari pembakaran batubara.

Selanjutnya dia akan berkoordinasi dengan OPD dan sekolah-sekolah yang ada di Kota Minyak. Sehingga mereka bisa turut memanfaatkan produk di kantor masing-masing.

“Pembeliannya nanti bisa melalui e-katalog,” tuturnya. Irfan  juga akan coba berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3).

“Kami coba memperkenalkan produk media tanam agar nanti dipasarkan lebih luas,” sebutnya. Irfan berpesan hal terpenting yakni bagaimana menjaga kelangsungan produksi. Terlebih jika nanti sudah ada konsumen tetap.

“Semoga ini bisa menjadi nilai ekonomis yang optimal bagi SMP 21 dan masyarakat sekitar,” imbuhnya. Dia berharap, warga sekitar berpartisipasi dalam proses produksi dalam jumlah besar. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pelatihan #worshop #produksi #disdikbud #balikpapan #SMP 21 Balikpapan