BALIKPAPAN – Polisi mengintensifkan penyelidikan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang disertai kekerasan di Kantor Pos Cabang Sepinggan, Balikpapan Selatan. Tim gabungan Polsek Balikpapan Selatan, Polresta Balikpapan, dan Subdit Jatanras Polda Kaltim kini memburu pelaku.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan dan memfokuskan penyelidikan pada pengumpulan bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar Ilham, mengatakan proses pengungkapan masih berlangsung. “Upaya penyelidikan terus kami lakukan agar pelaku segera terungkap,” ujarnya, Senin (15/12/2025).
Baca Juga: Hoaks Penembakan di Depan Kantor Pos Sepinggan, Pelaku Pencurian dan Pemberatan Diburu
Polisi telah memeriksa tiga saksi, yakni warga yang pertama kali mengetahui kejadian, anak korban, serta seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi. Sementara korban, Sony Krismawan (52), belum dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.
Korban diketahui merupakan karyawan Kantor Pos Cabang Sepinggan. Ia mengalami sedikitnya enam luka bacok di bagian kepala akibat serangan pelaku. Saat kejadian, korban berada seorang diri di dalam kantor dan diduga sedang melakukan penutupan transaksi.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap, pelaku diduga masuk melalui bagian belakang kantor dengan memanjat tembok setinggi sekitar 1,5 meter, kemudian membuka pintu belakang. Usai menyerang korban di area meja kasir, pelaku melarikan diri melalui jalur yang sama.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan uang tunai sebesar Rp175 ribu tercecer di dekat tembok belakang kantor yang diduga terkait aksi kejahatan tersebut. Terkait kerugian, Iskandar menyebut nilainya diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan masih dalam pendalaman.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Depan Kantor Pos Balikpapan
“Jumlah kerugian belum bisa dipastikan. Prioritas kami saat ini menangkap pelaku,” tegasnya. Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar. Korban diketahui keluar dari dalam kantor dengan kondisi kepala berlumuran darah sambil meminta pertolongan sebelum akhirnya terjatuh di depan kantor.
Ketua RT 23 Kelurahan Sepinggan Raya, Rusli, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 Wita pada Sabtu (13/12/2025). Ia mengaku sempat menerima informasi awal bahwa korban terkena tembakan. Namun, setelah masuk ke dalam kantor sebelum polisi tiba, ia melihat bercak darah di sekitar meja kasir hingga jalur yang dilalui korban saat berusaha keluar. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki