Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gara-Gara Ini, Pertumbuhan Penumpang Selama Libur Nataru Hanya 1 Persen di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

Dina Angelina • Senin, 15 Desember 2025 | 21:20 WIB

JELANG PEAK SEASON: Pergerakan penumpang mulai terasa di Bandara SAMS Sepinggan jelang libur Nataru.
JELANG PEAK SEASON: Pergerakan penumpang mulai terasa di Bandara SAMS Sepinggan jelang libur Nataru.

BALIKPAPAN - Angkasa Pura Indonesia memprediksi pertumbuhan penumpang maupun pergerakan pesawat selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 hanya 1 persen di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.

Khususnya jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Faktor terbesar karena saat ini terjadi keterbatasan aircraft untuk melayani penumpang pesawat udara.

CEO Angkasa Pura Indonesia Regional VI Farid Indra Nugraha mengatakan, kini maskapai Garuda Indonesia dan Citilink sudah mulai memperbaiki beberapa pesawat yang ditarik dan tidak beroperasi.

“Pesawat harus grounded karena kerusakan,” katanya. Sehingga membuat frekuensi penerbangan berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Termasuk di Bandara SAMS Sepinggan.

“Ini juga belum bisa membantu penambahan lebih banyak penumpang,” sebutnya. Maka selama Nataru 2025/2026, Farid memprediksi pertumbuhan penumpang kurang lebih sekitar 1.500 orang.

Baca Juga: Ini Kisah Keberhasilan SMP 21 Buat Media Tanam Kompos dan FABA, Ajak Masyarakat Produksi Massal

CEO Angkasa Pura Indonesia Regional VI Farid Indra Nugraha. (DINA ANGELINA/KP)
CEO Angkasa Pura Indonesia Regional VI Farid Indra Nugraha. (DINA ANGELINA/KP)

Setiap hari, Bandara SAMS Sepinggan setidaknya mampu melayani kurang lebih 20.000 penumpang. “Jadi selama Nataru mungkin terjadi penambahan sekitar 21.500 orang,” tuturnya.

Lebih lanjut, sejauh ini hanya Garuda Indonesia yang mengajukan extra flight dengan dua penerbangan. Ini salah satu faktor perhitungan pertumbuhan hanya 1 persen dari sisi penumpang.

“Rute favorit masih ke Jakarta dan Surabaya,” sebutnya. Farid berpendapat, penurunan harga tiket dari pemerintah selama Nataru agar masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih baik.

Sedangkan kalau dari sisi kemampuan penumpang sudah terlihat menunjukkan pertumbuhan positif. “Tapi ada keterbatasan dari flight yang memang masih kurang untuk melayani penumpang,” bebernya.

Baca Juga: Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember 2025 di Bandara SAMS Sepinggan: Diperkirakan Total Penumpang Capai 365.000 Orang

Dia menegaskan, Bandara SAMS Sepinggan masih butuh sekitar 20-30 pesawat lagi untuk kembali pada kondisi terbaik sebelum pandemi Covid-19. “Kalau Balikpapan bisa mencapai 25 ribu penumpang per hari,” ujarnya.

Pihaknya berharap secara nasional, pemerintah dapat memberikan bantuan berupa insentif pajak dan sebagainya. “Sebagai upaya mempercepat penerbangan normal kembali sebelum era Covid-19,” tandasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan #nataru