BALIKPAPAN - Serapan anggaran dan pelaksanaan proyek sesuai kontrak kerja dalam pengawasan menuju akhir tahun. Dinas Perdagangan Balikpapan turun bersama tim audit internal Inspektorat Balikpapan.
Khususnya terkait monitoring evaluasi progres fisik pembangunan Blok D Pasar Klandasan pada Rabu 17 Desember 2025. Sebagai kuasa pengguna anggaran, Dinas Perdagangan melihat sejauh ini prores sudah baik.
Terlebih pembangunan telah berjalan sesuai jadwal. “Berdasarkan laporan pejabat pembuat komitmen dan pengawas di lapangan progres Blok D sekitar 96 persen,” kata Kepala Dinas Perdagangan Haemusri Umar.
Tersisa pekerjaan 4 persen hingga menuju deadline pada 20 Desember 2025. “Secara data cukup menggembirakan dan bagus,” ucapnya. Dia yakin dengan melihat progres terakhir, proyek bisa rampung sesuai target.
Sehingga nantinya bisa dilakukan serah terima kepada Pemkot Balikpapan. Namun pengawasan terus dilakukan untuk menjaga kualitas bangunan, keselamatan kerja, dan kebersihan lingkungan.
“Blok D memiliki kapasitas 164 petak yang diisi beberapa jenis usaha,” tuturnya. Seperti pedagang kelontongan sembako, buah, dan kebutuhan harian lainnya.
Proyek revitalisasi ini bertujuan agar pasar tradisional lebih tertata, aman, layak bagi pedagang dan pengunjung. Pemkot Balikpapan mengalokasi anggaran sebesar Rp 9,55 miliar dari APBD kota.
Dia berharap dengan adanya revitalisasi pasar mampu memperkuat ekonomi pedagang kecil. Sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung pasar di Balikpapan.
Sebagai informasi, Blok D Pasar Klandasan dibangun oleh kontraktor PT Rakid Putra Sugihasan dan konsultan supervisi CV Darma Anugerah Konsultan. Kontrak pekerjaan selama 150 hari kalender sejak 24 Juli 2025. (*)
Editor : Sukri Sikki