KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Usai pembagian rapor dan masuk momen libur sekolah. Sebanyak 157 anak memilih mengikuti khitanan massal yang digelar Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
Khitanan tanpa pungutan alias gratis ini berlangsung pada Sabtu 20 Desember 2025. Sejak pagi anak-anak sudah datang dan antre dengan tertib.
Dalam pelaksanaan khitanan massal, BDI PHM bekerja sama dengan Klinik Ibnu Sina dan Yayasan Nurul Hayat. Ini sudah merupakan khitanan massal kesekian kali yang digelar menggandeng Klinik Ibnu Sina.
General Manager PHM Setyo Sapto Edi turut hadir secara langsung membersamai peserta khitan massal. Dia mengatakan, kegiatan ini merupakan tanggung jawab perusahaan untuk masyarakat di sekitar daerah operasi.
“PHM berkomitmen untuk dapat beroperasi dengan baik dan berjalan bersama dengan masyarakat,” katanya. Salah satu bentuk dukungan kepada masyarakat melalui khitanan massal gratis.
Sebagai agenda rutin BDI PHM sejak puluhan tahun lalu, kali ini merupakan khitanan massal kedua yang telah digelar selama 2025. “Insyaallah ke depan akan terus kami lakukan khitanan massal ini,” sebutnya.
Setyo mengucapkan terima kasih kepada Klinik Ibnu Sina yang sudah mau bekerja sama dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Peserta yang telah mendapat tindakan, pulang membawa bingkisan dan juga lembar kontrol untuk memastikan kesembuhan yang tuntas.
BDI PHM juga menyediakan hiburan seperti cosplay ikon Transformer. “Semoga anak-anak senang dan tidak merasa ini tertekan karena prosesi khitanan ini,” ucapnya. Dia berharap khitanan massal dapat membantu dan bermanfaat.
Ketua BDI PHM Robert Roy Antoni menuturkan, total hingga khitanan massal berlangsung tercatat 157 anak yang mendaftar. Ini sudah melebihi dari target awal 150 anak. “Kami melihat sudah optimal,” ujarnya.
Pihaknya juga bekerja sama dengan Nurul Hayat untuk proses pencarian peserta khitanan massal. Dengan begitu jangkauan peserta bisa lebih luas. Tidak sekedar masyarakat di sekitar operasional kantor.
“Kami melihat ada peserta dari Teritip Balikpapan Timur dan Penajam Paser Utara,” ungkapnya. Selama ini, BDI PHM juga menyalurkan zakat, infaq, dan shodaqoh karyawan PHM melalui yayasan tersebut.
Bagi peserta yang mengikuti khitanan massal, mereka mendapat bantuan berupa perlengkapan sekolah, tas, sarung, dan hiburan. “Kami ucapkan terima kasih untuk seluruh donatur,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo