BALIKPAPAN - Apel gelar pasukan pengamanan perayaan natal dipimpin Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto diikuti personel gabungan.
Petugas akan fokus mengamankan gereja, termasuk setelah natal. “Pendataan telah dilakukan setiap gereja yang gelar ibadah baik sebelum dan sesudah natal,” jelas Anton.
Menurut Anton, pendataan diperlukan agar personel dapat maksimal memberikan pengamanan umat kristiani.
“Kami mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat soliditas dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam pengamanan,” ungkapnya.
Alumni Akpol 2000 menyebut momentum libur Natal dan Tahun Baru biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas masyarakat, mobilitas transportasi, serta kebutuhan bahan pokok.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan yang harus diantisipasi bersama.
Sejumlah potensi kerawanan yang telah diinventarisasi, antara lain kejahatan konvensional, potensi aksi terorisme dan intoleransi, kecelakaan moda transportasi darat, laut, dan udara, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, serta potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran.
“Balikpapan memiliki tingkat kerawanan tertentu, termasuk keberadaan mantan narapidana terorisme. Diperlukan kesiapsiagaan maksimal, khususnya pada perayaan malam Natal dan malam Tahun Baru,” bebernya.
Polresta Balikpapan telah mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di titik strategis, rumah ibadah, pusat keramaian, dan jalur rawan kemacetan.
“Penegakan aturan terhadap tempat hiburan malam serta peredaran minuman beralkohol juga akan dilakukan secara terpadu bersama Pemerintah Kota Balikpapan,” tegasnya.
Kapolresta menekankan pentingnya langkah preemtif dan preventif untuk mencegah aksi terorisme, peningkatan kewaspadaan personel di lapangan dengan penerapan sistem berpasangan, serta upaya proaktif dalam menjaga keselamatan transportasi. Ia juga meminta dukungan layanan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan, termasuk tes napas, guna memastikan keselamatan pengguna jalan.
Terkait arus lalu lintas pascalibur Natal dan Tahun Baru, Kapolresta meminta agar dilakukan pemantauan intensif di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas secara tepat. (*)
Editor : Sukri Sikki