BALIKPAPAN - Sejak 2022, Balikpapan terus mengalami pertumbuhan penduduk cukup signifikan. Namun tahun ini, jumlah pendatang sudah kembali normal. Alias tak lagi mengalami lonjakan seperti tiga tahun sebelumnya.
Seperti diketahui, Disdukcapil Balikpapan mencatat jumlah penduduk sebanyak 727.665 jiwa pada 2022. Kemudian terjadi peningkatan penduduk menjadi 738.532 jiwa pada 2023.
Sedangkan pada 2024, penduduk bertambah signifikan hingga 18.886 jiwa. Sehingga total penduduk Balikpapan menjadi 757.418 jiwa. Sementara tahun ini, Disdukcapil melihat pertumbuhan pendatang kembali normal.
“Masih standar kenaikan yang tercatat, tidak signifikan dibanding tahun lalu,” kata Kepala Disdukcapil Balikpapan Tirta Dewi. Dia menjelaskan, semester I 2025 terdapat pertumbuhan penduduk 5.177 jiwa.
Artinya sementara ini, total penduduk Balikpapan sebanyak 762.595 jiwa. Sementara untuk semester II 2025, kini masih menunggu pengolahan data dan biasanya akan diketahui pada Januari 2026.
Pihaknya memprediksi tahun ini total pertumbuhan penduduk hanya 11.000 jiwa. Dia mengakui, lonjakan paling tinggi terjadi pada saat ada proyek refinery development master plan (RDMP).
“Setiap tahun tidak begitu melonjak, kecuali saat RDMP pendatang mencapai 19.000 jiwa,” sebutnya. Sedangkan kondisi terkini, proyek sudah hampir rampung. Tersisa bagian finishing dan tinggal menunggu peresmian.
Namun Disdukcapil tetap mengantisipasi pergerakan dari penduduk non permanen. Sebab belum semua tertib melapor sesuai aturan. Nantinya dia akan berkolaborasi dengan RT.
“Bagaimana mencatat penduduk non permanen yang berada di wilayah masing-masing,” tuturnya. Apalagi sekarang pencatatan kependudukan sudah berbasis online. Sehingga seharusnya tidak ada lagi kesulitan. (*)
Editor : Sukri Sikki