KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkuat koordinasi antar-instansi melalui Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu (3/2/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada sinkronisasi pembangunan fasilitas publik.
Misalnya pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) artistik hingga perluasan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di berbagai wilayah Balikpapan. Turut hadir jajaran OPD seperti Disperkim, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR), dan sebagainya.
Serta Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri yang mewakili legislatif. Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman menyebutkan, Forum OPD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan melalui Bappeda Litbang selaku leader.
“Forum untuk memberikan informasi keselarasan antara program kerja pembangunan yang dilaksanakan oleh wali kota Balikpapan bersama dengan OPD teknis,” ungkapnya.
Kemudian sebagai tindak lanjut dari musrenbang yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Bagaimana konfirmasi yang telah dilakukan oleh OPD teknis atas pertanyaan maupun usulan masyarakat.
Selain memberi informasi tentang program kegiatan yang telah berjalan Tahun 2025. Dishub juga menyampaikan program yang bakal terlaksana pada tahun ini.
Hal yang terpenting melalui Forum OPD, pihaknya melakukan sinkronisasi program kegiatan dan kolaborasi dengan OPD teknis. Contoh kegiatan penerangan jalan umum (PJU) artistik, Dishub perlu berkoordinasi dengan Dinas PU.
“Misalnya di mana letak lampu-lampu harus disesuaikan dengan justifikasi teknis,” imbuhnya. Kemudian dari sisi perizinan, pihaknya akan melihat keterkaitan antara pengelolaan parkir dengan perizinan usaha.
Dia menegaskan, Forum OPD merupakan wadah untuk sinkronisasi segala solusi dari persoalan yang muncul di wilayah Balikpapan. “Ini menjadi masukan dan usulan yang sangat penting untuk kami lakukan,” tuturnya.
Seperti permintaan pembuatan markah-markah jalan baru dan juga zona selamat sekolah (ZoSS) bagi sekolah-sekolah yang belum memiliki markah tersebut. “Serta program Disperkim tentang keberlanjutan Balikpapan Terang untuk wilayah kumuh,” tandasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo