Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Optimalkan Teknologi Tepat Guna: Inovasi Lokal Wujudkan Kelurahan Madani  

Supriyono Lupus • Rabu, 4 Februari 2026 | 17:46 WIB

 

Camat Balikpapan Tengah Ariefdah Aida Kuntjoro (kiri) berharap Posyantek dan TTG dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup dan lingkungan.   
Camat Balikpapan Tengah Ariefdah Aida Kuntjoro (kiri) berharap Posyantek dan TTG dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup dan lingkungan.  
 

 

BALIKPAPAN – Membangun kemandirian masyarakat dimulai dari solusi sederhana atas masalah di sekitar sehingga menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup dan lingkungan. Hal ini menjadi semangat Sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG) 2026 yang digelar Kecamatan Balikpapan Tengah, Rabu (4/2) di Hotel Pacific.

Kegiatan dengan tema Optimalisasi TTG Posyantek untuk Kualitas Hidup Masyarakat Kelurahan Madani ini dihadiri oleh Camat Balikpapan Tengah Ariefdah Aida Kuntjoro, Ketua Posyantek Balikpapan Tengah Suwanto (yang juga Anggota DPRD Balikpapan), Ketua TP-PKK Kecamatan Balikpapan Tengah serta perwakilan dari DP3AKB, DKUMKMP, dan Bappeda Litbang Balikpapan.

Camat Balikpapan Tengah, Ariefdah Aida Kuntjoro, memaparkan visi besar untuk mewujudkan Kelurahan Madani pada tahun 2027. Konsep ini akan memfokuskan pembangunan pada tiga pilar utama Sumber Daya Manusia (SDM), Ekonomi, dan Lingkungan, dengan unit terkecilnya adalah lingkungan RT.

“Lingkungan RT akan disinergikan menjadi satu kawasan yang fokus pada penanganan stunting, pengembangan ekonomi di sektor UMKM maupun ekonomi kreatif lainnya serta pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular,” jelas Ariefdah.

Ia menekankan bahwa prestasi yang telah diraih hingga tingkat provinsi perlu terus dievaluasi agar memberikan dampak positif nyata di lapangan. Kolaborasi antar semua elemen masyarakat dan lembaga lainnya, dinilai krusial untuk menyelesaikan isu lokal dalam mengembangkan inovasi.

Para narasumber dan antusias pengurus Posyantek tingkat Kelurahan hingga Kecamatan mengikuti sosialisasi.
Para narasumber dan antusias pengurus Posyantek tingkat Kelurahan hingga Kecamatan mengikuti sosialisasi.

“Dengan sinergi yang kuat, DP3AKB tidak perlu khawatir saat ada lomba kelurahan, karena kelompok masyarakat sudah mampu menciptakan kawasan tematik dan unggulan. Ini sangat penting agar setiap kelurahan memiliki arah pengembangan yang tepat,” tambahnya.

Ketua Posyantek Balikpapan Tengah Suwanto menegaskan dengan anggaran yang terbatas, Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) tetap dapat berkontribusi nyata. Kuncinya dengan menciptakan alat-alat teknologi yang memudahkan pekerjaan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Sehingga alat-alat yang diciptakan itu sangat berguna. Kita ambil contoh, misalkan adanya komposter, itu kan bagian dari alat teknologi untuk menampung limbah rumah tangga yang nantinya akan bisa menjadi pupuk,” ujar Suwanto.

Ia juga memberikan contoh inovasi lain seperti pemanfaatan drum bekas untuk penampung air hujan. Teknologi sederhana ini tidak hanya memenuhi kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga membantu mengurangi debit air langsung ke tanah, serta dapat dikolaborasikan dengan pembuatan biopori untuk resapan air.

Inovasi-inovasi berbasis lingkungan ini sejalan dengan program Pemerintah Kota, yaitu Kelurahan Madani 2027.

"Jika lingkungan sudah tertata dengan baik, ditambah dengan aktivitas produktif seperti budidaya sayuran atau peternakan ayam, kita bahkan bisa menyiapkan pasokan telur dan bahan pangan bergizi untuk mendukung penanganan stunting di tingkat lingkungan,” paparnya penuh semangat. (*)

Editor : Sukri Sikki
#posyantek #dprd balikpapan #suwanto #TTG #camat #TP PKK