KALTIMPOST.ID-Tindak lanjut atas arahan Presiden RI terkait pentingnya kebersihan destinasi wisata, personel Penerangan Kodam (Pendam) VI/Mulawarman bersama Korps Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17/AD menggelar aksi gotong royong pembersihan di kawasan wisata Mangrove Somber, Balikpapan, Jumat (6/2).
Kegiatan tersebut difokuskan pada penanganan sampah residu dan plastik yang menumpuk di area wisata.
Selain mengganggu kenyamanan pengunjung, sampah dinilai berpotensi merusak ekosistem mangrove yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Aksi bersih-bersih itu merupakan respons konkret atas atensi Presiden mengenai tata kelola kebersihan di destinasi wisata, yang dinilai berperan penting dalam menjaga citra pariwisata nasional sekaligus mendukung pergerakan ekonomi lokal.
Kawasan Mangrove Somber selama ini dikenal sebagai salah satu ruang edukasi dan wisata alam di Balikpapan yang kerap dikunjungi warga maupun wisatawan.
Sejalan dengan arahan Pangdam VI/Mulawarman, seluruh satuan jajaran diminta proaktif dan responsif dalam menerjemahkan kebijakan pimpinan nasional ke dalam aksi nyata di lapangan.
Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di ruang publik, menjadi bagian dari peran TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kapendam VI/Mlw Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan bentuk pengabdian prajurit kepada masyarakat dan lingkungan.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu memberi dampak positif sekaligus mendorong kesadaran bersama.
“Ini adalah respons cepat atas arahan Presiden RI dan penekanan Pangdam VI/Mulawarman. Kami ingin memastikan kawasan wisata tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya menjaga kebersihan kawasan wisata tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak.
Diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar pengelolaan lingkungan dapat berjalan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Kodam VI/Mulawarman menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan, sekaligus mendukung penguatan sektor pariwisata di Kaltim. (rd)
Editor : Romdani.