KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Kota Balikpapan terus berbenah dan menggeliat sebagai kota terbesar dan termodern di Kalimantan. Karenanya, kini perlu dipikirkan sebuah lompatan besar membuka sebuah kawasan sebagai pusat kota baru, yang ke depan akan mengubah wajah kota ini menjadi lebih modern, ikonik sekaligus lebih Gen Z.
Demikian diungkapkan mantan ketua Komisi 2 DPRD 2004-2009 Balikpapan yang juga ketua Keluarga Alumni SMA 1 Balikpapan Joko Suseno.
“Sebagai orang yang lahir dan besar di Balikpapan, kita ingin lihat kota ini lebih maju, dan menjawab tantangan zaman. Membuka sebuah kawasan sebagai pusat kota baru bisa kita wacanakan,” katanya.
Ia memberi ilustrasi, dulu di Balikpapan takkan ada masyarakat yang menyangka akan lahir sebuah kawasan permukiman baru yang berpadu dengan pusat bisnis bernama Balikpapan Baru. “Itu tentu lahir dari mimpi dan visi mengembangkan sebuah kota. Perkara pihak swasta yang menonjol di sini dan tentu tetap bersinergi dengan pemerintah, harusnya bisa jadi sebuah referensi,” kata pria yang juga ketua Perhimpunan Dokter Hewan Praktisi Kaltim ini.
Joko menyebut, bisa saja Balikpapan mengadopsi apa yang telah dibangun di IKN saat ini. Konsep smart city, tidak ada kabel listrik bergelantungan di atas, transportasi hijau dan sejumlah ide-ide baru akan sebuah kota modern seharusnya bisa terus diwacanakan.
Ia menggarisbawahi, tentu saja akan muncul pertanyaan pertama dan utama, yakni bagaimana membiayai. “Pembangunan ini bisa saja mengajak pihak swasta, sejumlah perusahaan untuk berkontribusi dan berinvestasi. Kalau sebuah pengembang bisa membuat kota baru seperti Balikpapan Baru, mengapa pemerintah kota tak bisa,” sebutnya.
Selain mewacanakan munculnya kota baru untuk pusat pemerintahan di Balikpapan, Joko juga menyinggung BSCC Dome di Jalan Ruhui Rahayu yang selama ini menjadi pusat kegiatan sudah saatnya disematkan sebuah nama.
“Namanya bisa saja diambil dari tokoh yang berjasa bagi Kota Balikpapan. Contohnya bisa Bapak Imdaad Hamid atau Syarifuddin Yoes,” kata Joko. (*)
Editor : Ismet Rifani