BALIKPAPAN – Menyaksikan langsung bagaimana sayur dan buah tumbuh, merasakan tekstur tanah, serta memetik hasil kebun sendiri menjadi pengalaman berharga yang didapatkan puluhan siswa Kelompok Bermain (KB) Bilal Bin Rabah Balikpapan.
Rabu (11/2), mereka melakukan kunjungan edukatif ke Kebun Sumber Berkah yang terletak di RT 37, Kelurahan Batu Ampar. Kunjungan ini merupakan bagian dari puncak tema pembelajaran tentang tanaman. Sekolah ingin anak-anak tidak hanya mengenal tanaman dari gambar, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk memahami proses berkebun secara utuh.
"Karena puncak tema kita adalah tanaman. Sehingga anak-anak terjun langsung, mempraktikkan langsung bagaimana cara menanam, bagaimana berkebun, memanen, dan lain sebagainya," jelas Kepala Sekolah KB Bilal Bin Rabah, Andriani.
Dipandu langsung oleh pengurus Kebun Sumber Berkah, Sukirno, para siswa diajak berkeliling dan melakukan berbagai aktivitas seru. Kebun yang terkenal dengan buah melonnya, serta berbagai tanaman seperti lombok, tomat, kangkung, dan pare ini, berubah menjadi ruang kelas alam yang menyenangkan.
Anak-anak secara bertahap diperkenalkan pada serangkaian proses pertanian. Mereka belajar cara membajak tanah, teknik menanam bibit sawi, hingga pengenalan alat dan cara membuat kompos. Rasa ingin tahu mereka semakin terpancing saat diajak ke rumah pembibitan.
Tak hanya tentang tanaman, edukasi juga diberikan mengenai budidaya ikan. Anak-anak tampak antusias saat diberi kesempatan untuk memberi makan ikan nila dan gurame yang dipelihara di kebun tersebut. Puncak kegembiraan tentu saja saat mereka bisa memanen lombok dan tomat dengan penuh semangat.
"Alhamdulillah anak-anak sangat antusias sekali dan senang berkegiatan di sini. Kami membawa 21 anak dengan 5 guru pembimbing, dan para orang tua juga ikut berpartisipasi. Semuanya juga senang dan puas," tandas Andriani.
Program edukasi ke kebun seperti ini tidak hanya menyegarkan pikiran, tetapi juga menanamkan kecintaan pada alam dan pertanian sejak dini. (*)
Editor : Sukri Sikki