Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Buah Naga Andalan Karang Joang: Panen Raya Kelompok Tani Sappo Jaya Mandiri

Supriyono Lupus • Rabu, 25 Februari 2026 | 14:25 WIB

 

Ketua TP-PKK Kelurahan Karang Joang Kasmiyah (tiga kiri) bersama Poktan Sappo Jaya Mandiri dengan latar hamparan luas kebun buah naga KM 21 Kelurahan Karang Joang yang menghasilkan kualitas
Ketua TP-PKK Kelurahan Karang Joang Kasmiyah (tiga kiri) bersama Poktan Sappo Jaya Mandiri dengan latar hamparan luas kebun buah naga KM 21 Kelurahan Karang Joang yang menghasilkan kualitas
 

BALIKPAPAN – Komoditas buah naga semakin mengukuhkan diri sebagai primadona pertanian di Kelurahan Karang Joang. Hal ini terlihat dari aktivitas panen yang gencar dilakukan oleh Kelompok Tani (Poktan) Sappo Jaya Mandiri di kawasan Km 21.

Semangat para petani tengah berada di puncaknya seiring dengan datangnya musim panen buah naga yang menjadi komoditi andalan mereka. Mereka dengan bangga menunjukkan kebunnya saat ditemui di sela-sela kegiatan panen.

"Jadi ini kebun Sappo Jaya Mandiri, kita lagi panen buah naga. Nah, untuk buah naga yang ada di Kilometer 21 ini jadi pusat buah naga dan terbesar yang ada di Karang Joang," ujar Ketua TP-PKK Kelurahan Karang Joang Kasmiyah didampingi pengurus Poktan.

Kelompok tani yang beranggotakan 30 orang ini memanfaatkan lahan masing-masing untuk membudidayakan buah naga. Total lahan yang mereka garap puluhan hektar, dengan mayoritas ditanami buah naga. Keberhasilan panen ini tidak lepas dari perawatan intensif yang diterapkan.

Mereka menerangkan secara detail cara merawat buah naga agar tumbuh maksimal. "Perawatannya ada pemupukan kompos. Untuk penyemprotan, dilakukan saat buah naga sedang bertunas atau sedang berbuah. Tujuannya untuk menghindari hama selalu kita rawat dan disemprot," jelasnya.

Selain itu, untuk menjaga kemanisan rasa, para petani juga memberikan pupuk khusus. Proses penyerbukan sendiri dilakukan pada malam hari, antara jam 9 hingga 10 malam, untuk memastikan buah dapat tumbuh dengan sempurna.

Salah satu keunikan dari budidaya buah naga di kelompok ini adalah sistem panennya yang berkelanjutan. "Nah, buah naga ini, bukan dibilang berapa kali sebulan, tapi ada terus. Ada yang panen, ada yang baru kembang, ada yang masih kecil, jadi panen terus rutin," sebutnya.

Terkait pengaturan panen, koordinasi yang baik antara petani dan pengepul menjadi kunci utama. Mereka menekankan pentingnya komunikasi untuk menghindari kebingungan di lapangan. Informasi mengenai siapa yang panen pada hari tertentu sangat diperlukan agar proses distribusi berjalan lancar.

Hasil panen dari kelompok tani ini terbilang fantastis, mampu mencapai puluhan ton. Namun, prioritas utama pemasaran adalah untuk memenuhi kebutuhan warga Kota Balikpapan. "Iya, nanti kalau sudah cukup terpenuhi di wilayah sendiri, kita kirim ke luar seperti Berau. Karena kita usahakan untuk wilayah sendiri dulu," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kompos #buah naga #kelompok tani #TP PKK #Karang Joang