BALIKPAPAN- Rencana revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur maju selangkah. Pemkot Balikpapan telah beraudiensi dengan Kementerian Perdagangan dalam upaya agar revitalisasi bisa terealisasi lewat kucuran dana APBN 2027.
“Dua hari lalu, dipimpin Wali Kota kami sudah bertemu langsung Menteri Perdagangan, menyampaikan rencana revitalisasi, dan menyerahkan DED (detail engineering design) proyek revitalisasi Pasar Inpres ini,” kata Kepala Disperindag Kota Balikpapan Haemusri Umar kepada media ini, Kamis (5/3/2026).
Selain Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, hadir dalam rombongan dimaksud Pj Sekdakot Agus Budi Prasetyo, Asisten II Setdakot Andi Yusri, Kepala Bappeda Litbang Murni, dan Haemusri.
Rencana revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur, sebagaimana diberitakan, telah mengemuka beberapa tahun terakhir dan semakin mengerucut pada 2026.
Namun keterbatasan APBD 2026 akibat pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) membuat Pemkot Balikpapan mencari opsi-opsi yang memungkinkan.
Haemusri menyatakan, dalam usulan revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur juga menyertakan rencana pembangunan Pasar Penampungan A.
Sesuai DED, rancangan anggaran biaya (RAB) proyek revitalisasi ini menyentuh angka Rp 180 miliar. “DED sudah disampaikan, kita tentu berharap bisa dieksekusi oleh pemerintah pusat,” kata Haemusri
Ia juga menyampaikan, beberapa opsi renovasi telah mengemuka sejauh ini. Namun satu yang terus muncul adalah para pedagang di pasar ini hanya mau kios-kios mereka dibangunkan oleh pemerintah.
Secara umum, ada beberapa hal yang juga disampaikan dalam pertemuan di Kementerian Perdagangan tersebut.
Semisal, lahan yang telah siap untuk menunjang revitalisasi seluas 1,7 hektare berstatus clean and clear. Pasar ini telah beroperasi sejak 1980.
Jumlah pedagang saat ini terdata sebanyak 599 pedagang, dengan aktivitas perdagangan suvenir dan kerajinan khas Kalimantan, kuliner, serta pusat peralatan supporting industri dan pertambangan. Perkiraan omset setahun mencapai sekitar Rp 3 triliun.
Kondisi saat ini Pasar Inpres terlihat kumuh, dan sanitasi kurang layak. Padahal pasar tersebut tempat kunjungan para pejabat dan wisatawan nasional dan mancanegara.
Terakhir Pasar Inpres Kebun Sayur dikunjungi istri Wakil Presiden RI Selvi Ananda Gibran di sela peringatan HUT ke-45 Dekranas, di Balikpapan pada Juli 2025. (*)
Editor : Ismet Rifani