Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Antrean BBM di Balikpapan Mengular? Wali Kota Rahmad Mas’ud Minta Warga Jangan Panic Buying!  

Dina Angelina • Jumat, 6 Maret 2026 | 13:43 WIB

 

 

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.   
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.  

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi panic buying menyusul isu menipisnya cadangan minyak dunia.

Konflik Timur Tengah yang memanas turut mendorong isu pada cadangan minyak dunia. Antrean SPBU mulai terlihat di sejumlah daerah. Pemerintah menjamin stok BBM masih dalam kondisi aman.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan, stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia hanya bertahan 20 hari. Namun bukan situasi darurat, melainkan karena masalah kapasitas.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Tidak perlu panic buying dsn cukup membeli sesuai kebutuhan biasanya. “Jangan panik. Pemerintah siap mengantisipasi stok,” katanya.

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Pertamina. Informasi dari perusahaan berplat merah ini, ketersediaan BBM untuk Balikpapan terpantau aman.

Rahmad meminta warga tidak perlu menghabiskan waktu antre di SPBU karena takut kehabisan. “Tolong informasi ini disebarkan. Insyaallah kita tidak kekurangan,” sebutnya.

Jika tindakan panic buying ini dibiarkan justru malah membuat bahaya pada ketersediaan BBM.  “Misalnya jatah yang harusnya untuk sebulan karena panik bisa habis dalam seminggu,” ucapnya.

Padahal sebenarnya tidak ada masalah dan warga tidak perlu beli berlebihan. “Saya yakin pemerintah sudah memikirkan untuk ketahanan energi dan pangan kita,” tuturnya.

Cukup dengan membeli sesuai kebutuhan agar pelayanan kepada seluruh masyarakat tetap bisa berjalan dengan baik. “Tetap tenang, tertib, dan utamakan kenyamanan bersama,” jelasnya.

Rahmad mengakui hal ini masih harus menjadi bahan edukasi agar masyarakat tidak ikut-ikutan. “Jadi yang penting jangan panik. Kalau panik justru bisa terjadi penumpukan,” tuturnya.

Pemkot Balikpapan siap mengantisipasi jika terjadi penumpukan kendaraan di SPBU. Misalnya menyiapkan petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk membantu mengurai kemacetan.

Dia menyarankan, warga lebih baik mengisi waktu Ramadhan dengan kegiatan positif. Tidak perlu ikut repot mengantre BBM karena panic buying. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pemkot balikpapan #cadangan minyak #Rahmad masud #antre bbm #bahlil lahadalia