BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan saat ini tengah menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Meski tahapan biasanya dimulai pada April mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan mengaku persiapan awal telah berjalan guna memastikan proses transisi siswa berjalan lancar.
Menuju pertengahan tahun, pertanda masuk penerimaan peserta didik baru. Kini DPRD Balikpapan menunggu petunjuk teknis sistem penerimaan murid baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Secara umum, Disdikbud Balikpapan mengaku telah melakukan persiapan awal menyambut periode SPMB. Proses tahapan SPMB yang panjang biasanya telah dimulai sejak April.
“Insyaallah persiapan sudah berjalan dengan baik,” kata Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan kesehatan.
Terlebih ada beberapa sekolah yang telah dibangun dalam kurun waktu terakhir. Itu dapat optimal menerima kuota daya tampung. Seperti yang terbaru SD 022 Balikpapan Timur.
Berlokasi di Manggar, sekolah ini memiliki fasilitas 9 ruang kelas dan kapasitas menampung 768 peserta didik. Total anggaran yang dikeluarkan Rp 19,2 miliar dari APBD 2025.
“Jadi bisa mengurangi gap daya tampung siswa dan penumpukan siswa di satu sekolah sudah terpecah,” imbuhnya. Begitu pula sekolah baru lainnya yang sudah masuk angkatan kedua.
Sementara untuk jenjang menengah terdapat 6 SMP di Balikpapan Timur. Menurutnya masih kurang satu unit sekolah baru lagi untuk menekan kekurangan daya tampung siswa.
“Kami tetap akan mendorong pembangunan sarpras pendidikan agar pelaksanaannya semakin baik,” tuturnya. Dia berharap juknis bisa segera disampaikan agar sekolah dan masyarakat memiliki pedoman dalam SPMB. (*)
Editor : Sukri Sikki