BALIKPAPAN-Tes urine acak dilakukan para sopir angkutan penumpang dan barang dilakukan Direktorat Reserse Nakroba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim.
Tes urine Dipimpin Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romy Tamtelahitu digelar di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kariangau, Balikpapan ini merupakan bagian dari upaya pengamanan arus mudik.
Pemeriksaan melibatkan pula tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltim serta sejumlah instansi terkait.
Ada 20 sopir dipilih secara acak menjalani tes urine. “Ada dua orang yang positif. Inisial KH dan SY,” terang Romy.
Dari pemeriksaan awal, keduanya mengonsumsi sabu dan hendak perjalanan ke Sulawesi. Saat ini penyidik tengah melakukan pemeriksaan dan pengembangan terkait temuan tersebut kordinasi BNN atau penerapan wajib lapor.
“Gelaran tes urin salah satu langkah preventif untuk memastikan keselamatan para pemudik, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran,” jelasnya.
Kegiatan ini didasari niat baik untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat. Sesuai penekanan Kapolda Kaltim dalam Operasi Ketupat 2026, Polri wajib memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar.
Tes urine menggunakan alat rapid test yang telah disiapkan tim medis. Para sopir yang diperiksa terlebih dahulu diminta menunjukkan identitas dan memberikan persetujuan sebelum menjalani tes.
Polda Kaltim memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala selama masa arus mudik guna meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh narkotika. (riz)
Editor : Muhammad Rizki