KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Selama bulan Ramadan 2026, personel Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan sosial dengan berbagi di Panti Asuhan Nurul Iman, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Indrakila, Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara. Menjelang waktu berbuka puasa, personel mulai berdatangan dan disambut hangat oleh pengurus serta anak-anak panti.
Suasana penuh keakraban terlihat saat rombongan yang dipimpin Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kaltim, AKBP Kadek Adi Budi Astawa, berinteraksi langsung dengan anak-anak asuh.
Selain berbagi, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi dan dialog ringan mengenai kondisi panti. Ketua yayasan, Syaiful Ishak, menyebutkan saat ini terdapat 41 anak asuh dengan berbagai latar belakang.
Baca Juga: Salat Idulfitri 1447 H Muhammadiyah Samarinda Ilir Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ratusan Jamaah
“Sekitar 40 persen masih balita, dengan rentang usia dari satu hingga 28 tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan operasional panti masih bergantung pada ketersediaan logistik dasar seperti sembako, serta biaya air dan listrik. Selain itu, kebutuhan pendidikan seperti alat tulis dipenuhi secara berkala, sementara balita membutuhkan susu dan nutrisi tambahan.
Pengelolaan kebutuhan tersebut dilakukan secara ketat, terutama dalam menjaga ketersediaan susu dan asupan gizi bagi anak-anak.
Dalam hal pendidikan, panti menerapkan pembinaan berbasis keagamaan, khususnya pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari pemulihan mental anak-anak yang memiliki trauma masa lalu.
“Penguatan mental sangat penting agar anak-anak tidak terjebak pada masa lalu dan bisa fokus meraih masa depan,” jelas Syaiful.
Pendekatan ini dinilai efektif. Sejumlah alumni panti asuhan diketahui telah berhasil berkarier di berbagai bidang, seperti anggota Polri, TNI, hingga tenaga pendidik.
Melalui kegiatan Ramadan ini, Tipikor Polda Kaltim berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberi semangat bagi anak-anak panti untuk terus berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.(*)
Editor : Thomas Priyandoko