BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik kemacetan. Langkah ini mencakup penutupan permanen median Jalan Agung Tunggal hingga Simpang Wika guna mengurai kepadatan kendaraan saat jam sibuk.
Rekayasa lalu lintas bakal dilakukan di sejumlah titik. Terutama simpang yang kerap menjadi titik kemacetan di Balikpapan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan M Fadli Pathurrahman mengatakan, rekayasa lalu lintas ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Forum Lalu Lintas yang telah dilakukan sebelum Ramadhan.
Forum ini merupakan perwakilan dari beberapa OPD dan stakeholder terkait. Sebagai informasi, ada beberapa keputusan rekayasa lalu lintas. "Pertama mulai dengan penutupan median di Jalan Agung Tunggal mulai 3 April," katanya.
Baca Juga: Dishub Balikpapan Tutup Median Jalan Agung Tunggal Mulai Hari Ini, Cek Rute U-Turn Terbaru
Selanjutnya, rekayasa lalu lintas di simpang Wika. Kendaraan yang datang dari arah Polda Kaltim tidak bisa langsung berbelok ke Grand City. Namun kendaraan harus memutar balik di Global Sport.
Serta terakhir nanti rekayasa lalu lintas di simpang Pasar Buton. Namun kegiatan ini dilakukan secara bertahap. "Kami sudah sosialisasi agar pengguna jalan tahu melalui media sosial dan media massa,” sebutnya.
Dia berharap dari kegiatan ini nanti bisa dilakukan evaluasi bersama. “Seperti apa efektivitas kebijakan ini karena tujuannya untuk memperlancar jalur lalu lintas yang sering padat di wilayah tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Porprov Kaltim VIII Dipastikan Tetap Digelar November 2026, Ini Pandangan Provinsi
Mengingat kepadatan di beberapa titik tadi memang sering terjadi pada waktu-waktu tertentu. Seperti pagi dan sore hari karena banyak warga beraktivitas bersamaan.
“Kalau sekarang kita tutup permanen. Kendaraan harus putar balik di u-turn, sambil evaluasi sampai mana efektivitasnya,” tutupnya. (*)
Editor : Sukri Sikki