BALIKPAPAN - Tim penilai TP-PKK Kota Balikpapan menyambangi lokasi lomba Lingkungan Bersih Sehat (LBS) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi tingkat Kota Balikpapan yang melibatkan sejumlah RT sebagai lokus maupun pendamping.
Untuk lomba LBS, RT 78 menjadi lokus utama dengan RT 79, 80, 81, dan RT 87 sebagai RT pendamping. Sementara itu, untuk lomba PHBS, RT 79 ditetapkan sebagai lokus dengan pendamping RT 78, 80, 81, dan RT 87.
Ketua TP-PKK Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas'ud hadir langsung membersamai tim penilai didampingi Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Andi Srijuliarty. Disambut tarian cuci tangan oleh TK Nurul Saudara dan TK Pelangi.
Turut mendampingi Camat Balikpapan Tengah Ariefdah Aida Kuntjoro, Ketua TP-PKK Kecamatan Dian Fitria Yunita Ariefdah, Lurah Budi, Ketua TP-PKK Kelurahan Renny Amelinda, Kepala UPTD Puskesmas Karang Rejo dr Farida, Anggota DPRD Provinsi Kaltim La Ode Nasir, serta Anggota DPRD Balikpapan Lim.
Tim penilai langsung bergerak melihat kondisi lingkungan yang menjadi lokusnya. Mulai dari rumah yang ada anak balita, dapur sehat, makanannya, pengelolaan sampah, drainase lingkungan warga hingga berbagai indikator lainnya yang menjadi tolok ukur penilaian LBS dan PHBS.
Setelahnya Lurah Budi dan Ketua TP-PKK Kelurahan Karang Rejo berkolaborasi menyampaikan paparan dihadapan tim penilai. Aksi dan kerja sama keduanya menuai aplaus dari para undangan yang hadir karena dinilai sangat menguasai materi yang disampaikan.
Ketua TP-PKK Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas'ud menyampaikan lomba lomba tersebut merupakan cerminan dari kualitas hidup masyarakat yang tidak hanya peduli pada diri sendiri tetapi juga pada lingkungan.
"Dan ini juga penting untuk generasi yang akan datang. Jadi kegiatan kita ini bukan karena lomba dan seremonial saja, tapi harapan saya bagaimana hari ini adalah karakter kehidupan di Kota Balikpapan," ungkapnya.
Camat Balikpapan Tengah Ariefdah Aida Kuntjoro mengatakan kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata. "Tetapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan demi masa depan Kota Balikpapan yang lebih baik," pesannya.
Sementara Lurah Budi mengapresiasi peran stakehaolder yang bersinergi membangun potensi wilayah di Karang Rejo. "Baik masyarakat, puskesmas, lembaga non pemerintah, swasta hingga media yang menyebarkan informasi tentang lingkungan dan perilaku hidup yang sehat untuk lebih nyaman dan ramah terhadap penduduknya," ungkapnya. (*)
Editor : Sukri Sikki