BALIKPAPAN - Duta Besar Australia, Rod Brazier, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kelurahan Telagasari, Balikpapan, pada Jumat (24/4). Kunjungan ini bertujuan untuk berdiskusi langsung dengan Kelompok Difabel Kelurahan (KDK) guna memastikan percepatan program inklusi sosial dan ekonomi bagi penyandang disabilitas di Kota Minyak.
Dalam momen ini, Rod berdiskusi dengan beberapa anggota KDK. Seperti diketahui, Balikpapan merupakan salah satu kota project program Solider Sigab yang telah berjalan sejak 2022.
Betajuk ‘Menuju Inklusi Difabel di Kota Balikpapan.’ Total ada 6 KDK yang terbentuk di Balikpapan. Prinsipnya agar difabel bisa mengakses semua layanan publik yang ada di pemerintah kota. Termasuk layanan sosial dan ekonomi.
Kepala Bappeda Litbang Balikpapan Murni menjelaskan, Balikpapan sebelumnya sudah memiliki program untuk difabel. Namun dengan adanya KDK membuat peran difabel lebih kuat.
Saya meminta kepada OPD untuk difabel bisa mengakses layanan. Contohnya Dinas Ketenagakerjaan Balikpapan sudah ada layanan untuk unit layanan disabilitas (ULD).
“Ini untuk memfasilitasi para difabel untuk mengakses kesempatan kerja,” katanya. Kemudian DKUMKMP sudah menyediakan tenant untuk UMKM difabel baik event tingkat lokal, OPD, atau kota.
“Termasuk nanti di Kelurahan Madani, ada program yang harus menyasar difabel,” sebutnya. Contoh lain Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dengan mendapat BPJS Kesehatan dan sebagainya.
Pemkot Balikpapan ingin difabel yang dulunya mungkin hanya mendapatkan bantuan. Namun kini bagaimana para difabel bisa mandiri. Itu membutuhkan intervensi dari pemerintah kota.
“Jadi dengan KDK ini kita bekerja sama agar program lebih diperluas, dipercepat lagi, dan jelas,” tuturnya. Ini programnya dalam bentuk pendampingan untuk seluruh program pemberdayaan difabel.
Murni menjelaskan, tema RPJMD Balikpapan berkaitan dengan inklusi. “Tantangannya saat ini memperluas KDK karena baru ada enam kelurahan,” imbuhnya. Namun ini perlu menunggu kesiapan dari difabel.
Sementara baru enam kelurahan yang siap menjalankan KDK. Tersebar di beberapa kecamatan. Sehingga program pemerintah kota bisa diakses oleh difabel semua.
Editor : Muhammad Ridhuan