KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kepolisian perairan dan udara (Dit Polairud) Polda Kaltim bersama mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba) menggelar aksi lingkungan.
Aksi lingkungan bertajuk “Biru Hijau” itu dalam rangka memperingati Hari Bumi ini dipusatkan di kawasan daerah aliran sungai (DAS) hutan mangrove Muara Rapak, Balikpapan.
Agenda utamanya berupa bersih sampah dan penanaman mangrove. Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus upaya mengurangi pencemaran di kawasan ekosistem mangrove.
“Peserta mendapatkan pembekalan materi terkait pentingnya ekosistem mangrove, mulai dari fungsi perlindungan pantai dari abrasi, habitat bagi biota laut, hingga peran strategis dalam menyerap emisi karbon,” ujar Bripka Taufik Ismail pemerhati mangrove.
Usai pembekalan, peserta langsung melakukan aksi bersih sampah di sepanjang aliran sungai kawasan mangrove. Berbagai jenis sampah, seperti plastik dan limbah rumah tangga, berhasil dikumpulkan dari area tersebut.
Selain itu, dilakukan pula penanaman bibit mangrove sebagai langkah rehabilitasi kawasan pesisir. “Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem mangrove serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” harapnya.
Dit Polairud Polda Kaltim menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan generasi muda menjadi kunci dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah pesisir Kaltim.
Peringatan Hari Bumi tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo