KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, mendesak agar pemenang lelang proyek pembangunan SMP baru di kawasan Grand City bekerja secara profesional.
Hal ini bertujuan agar proyek strategis di Balikpapan Utara tersebut rampung tepat waktu pada Desember 2026 dan bisa segera digunakan oleh masyarakat.
Tahun ini, Pemkot Balikpapan mengalokasi dana untuk pembangunan unit sekolah baru (USB) SMP di wilayah Balikpapan Utara. Gasali berharap pembangunan bisa berjalan aman sesuai jadwal rampung akhir Desember 2026. Sehingga bisa segera beroperasi pada Tahun Ajaran 2027/2028.
Baca Juga: Jelang Porprov 2026, FHI Balikpapan Terkendala Minim Fasilitas Latihan
“Saat ini informasi dari Disdikbud proyek sudah mulai lelang. Jadi tinggal menunggu pemenangnya,” katanya kepada awak media. Dia berharap pemenang lelang benar-benar bekerja profesional.
Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati fasilitas pendidikan baru dan menambah daya tampung. Terutama untuk mendukung akses pendidikan bagi siswa di wilayah Balikpapan Utara.
“Kalau berdasarkan time schedule, pertengahan Mei seharusnya fisik sudah jalan,” tuturnya. Gasali menambahkan, seharusnya dalam perencanaan Pemkot Balikpapan tahun ini ada dua sekolah yang dibangun.
Baca Juga: Sidang Perdana Digelar, Praktisi Hukum Kritik Tersangka Kasus Rp20 Miliar di Balikpapan Tak Ditahan
Sayang karena terjadi efisiensi anggaran, akhirnya hanya satu sekolah yang terbangun. Yakni SMP di Balikpapan Utara. Sementara untuk di wilayah Selatan terpaksa harus ditunda sementara.
“Mau tidak mau karena anggaran kita tidak mencukupi,” ucapnya. Dia optimis jika kemampuan anggaran daerah membaik, pembangunan sekolah di Balikpapan Selatan bisa berjalan pada 2027.
“Kalau di Balikpapan Islamic Center dalam perencanaan kota dibangun sekolah terpadu. Mulai dari TK, SD, dan SMP,” ucapnya. Sementara untuk SMA, pembangunan akan dilaksanakan oleh Pemprov Kaltim.
Harapannya tahun depan pembangunan sekolah ini bisa terakomodasi. Namun kembali tergantung kemampuan anggaran daerah. “Semoga keuangan daerah membaik agar bisa merealisasikan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (*)
Editor : Duito Susanto