Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Resmikan Program Prabowo di Balikpapan, Menteri Maruarar Sirait Sebut KUR Rp214 Miliar Sudah Diserap Kaltim

Dina Angelina • Rabu, 6 Mei 2026 | 20:34 WIB
DIAWASI: Menteri PKP Maruar Sirait memberikan arahan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Balikpapan, Selasa (5/5). DINA ANGELINA/KP
DIAWASI: Menteri PKP Maruar Sirait memberikan arahan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Balikpapan, Selasa (5/5). DINA ANGELINA/KP

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Gebrakan baru Presiden Prabowo Subianto mulai dirasakan warga Balikpapan. Kini dana KUR senilai Rp214 miliar telah cair untuk memperkuat ekonomi rakyat dan sektor perumahan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait mengikuti Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat. Berlokasi di Gedung Ahmad Yani Yonif Raider 600/ Modang, Selasa (5/5) sore.

Ini masih menjadi satu rangkaian dengan peresmian program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) se-Kalimantan. Dengan meninjau langsung calon penerima bantuan yang berlokasi di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur.

Turut hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Serta pihak terkait seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Permodalan Nasional Madani (PNM), Sarana Multigriya Finansial (SMF), Pemprov Kaltim, dan Pemkot Balikpapan.

Baca Juga: Siap-siap, Stadion Segiri Akan Jadi Saksi Duel El Clasico Indonesia

Teranyar total dana kredit usaha rakyat (KUR) yang sudah cair mencapai Rp214 miliar untuk Kaltim dari Bank Mandiri. “Saya lihat sudah tepat sasaran karena banyak sekali rakyat kecil yang terbantu,” kata Ara sapaan akrabnya.

Dia berharap, program inisiasi Presiden Prabowo Subianto bisa dinikmati rakyat. Ara menegaskan agar para kepala daerah turut membantu implementasi di lapangan sesuai aturan.

Ara menjelaskan, KUR perumahan ini dibagi untuk supply dan demand. Misalnya sisi supply dengan sasaran UMKM, kontraktor, developer, hingga toko bangunan.

“Manfaatnya bunga mendapat subsidi 5 persen. Biasanya 11 persen menjadi 6 persen,” ujarnya. Kemudian total  pinjaman mencapai Rp20 miliar agar bisa melahirkan kelas menengah baru.

Baca Juga: Mengintip Tempat Penitipan Anak Muslimah di PPU, Punya SOP Ketat dari Penyambutan hingga Penjemputan

Sedangkan untuk sisi demand, KUR diberikan bagi UMKM dengan pinjaman di bawah Rp 100 juta. Menariknya tanpa jaminan dengan bunga 0,5 persen per bulan. Jadi setahun bunga hanya 6 persen.

“Artinya tidak perlu ada rentenir di Kalimantan Timur karena ini sangat membantu,” tuturnya. Berbeda untuk pinjaman dengan nominal Rp100-500 juta, baru harus terdapat jaminan.

Menurutnya program ini berhasil berjalan. Mengingat selama empat bulan saja, dana yang terserap keseluruhan sekitar Rp 12-14 triliun. “Harapannya banyak yang terbantu dan ekonomi semakin baik,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#KUR Kaltim 2026 #Maruarar Sirait Balikpapan #KUR perumahan subsidi bunga #Bantuan BSPS Balikpapan #Program Prabowo KUR