Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Ditutup Total Mulai 14 Mei, Perbaikan Jalan Longsor Telan Anggaran Rp 9,5 Miliar

Dina Angelina • Kamis, 14 Mei 2026 | 11:47 WIB
Pembatas jalan saat dimulainya rekayasa lalu lintas di simpang Dome, Balikpapan. (ANGGI PRADITHA/KP)
Pembatas jalan saat dimulainya rekayasa lalu lintas di simpang Dome, Balikpapan. (ANGGI PRADITHA/KP)

 

BALIKPAPAN - Arus lalu lintas di Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan, resmi ditutup total mulai Kamis (14/5) guna menangani penurunan badan jalan yang kian parah.

Penutupan dilakukan dari titik simpang Dome hingga simpang Jalan Letkol Pol Asnawi Arbain setelah tercatat adanya penurunan tanah hingga 28 sentimeter dalam sebulan terakhir.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur Yudi Hardiana mengatakan, pihaknya harus melakukan penutupan total di ruas jalan tersebut. Demi kelancaran proyek perbaikan jalan.

Dia menjelaskan, tahapan penanganan penurunan jalan sudah berjalan sejak bulan lalu. Namun pekerjaan masih bersifat sementara dengan melapisi aspal agar jalan lebih landai.

Sehingga tetap aman digunakan pengguna jalan. Namun setelah perbaikan sementara, BBPJN Kaltim melihat pergerakan tanah begitu cepat. “Dalam sebulan ini, tanah turun hingga 28 sentimeter,” katanya kepada Kaltim Post.

Baca Juga: Soal Polemik Raperda Pesantren, Begini Penjelasan Ketua Bapemperda DPRD Kukar

Tentu dari sisi keamanan dan keselamatan kondisi jalan yang miring ini kurang baik. Ketika melintas kendaraan cenderung melambat dan berhati-hati. Melihat kondisi ini, BBPJN Kaltim berkoordinasi dengan stakeholder.

Seperti Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan, Dinas Perhubungan Balikpapan, Satlantas Polresta Balikpapan, hingga Direktorat Lalu lintas Polda Kaltim. Sembari terus memantau pola rekahan jalan.

“Awalnya satu lajur masih bisa digunakan, sekarang rekahan sudah satu badan jalan dan semakin meluas,” ucapnya. Dia khawatir jika tak segera dilakukan penanganan akan membahayakan pengendara.

Namun di satu sisi, BBPJN Kaltim mengalami efisiensi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara usulan perbaikan sebenarnya sudah disampaikan sejak 2024. Mengingat Jalan Syarifuddin Yoes berstatus jalan nasional.

Sayangnya pemerintah pusat belum memberi perhatian. Sementara kini pola rekahan semakin meluas, BBPJN Kaltim meminta bantuan kepada Dinas PU melalui wali kota Balikpapan.

“Kami meminta bantuan pemkot untuk melakukan penanganan karena ini butuh tindakan cepat. Alhamdulillah wali kota merespon dengan baik,” ungkapnya.

Nantinya setelah penutupan jalan, penanganan penurunan jalan akan dilakukan oleh Dinas PU. Dia memastikan, masalah ini sudah selesai secara administrasi.

“Proyek ini yang mengerjakan Dinas PU. Namun untuk desain, pengawasan, dan supervisi tetap dari kami. Jadi saling kolaborasi,” sebutnya. Total anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 9,5 miliar dari APBD 2026. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Jalan Syarifuddin Yoes #ditutup #proyek #BBPJN Kaltim