KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Guna menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, rombongan murid Rumah Belajar Garuya Klandasan Balikpapan berkunjung ke markas Ditpoalirud Polda Kaltim. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Dalam kunjungan itu, para murid diajak mengenal secara langsung berbagai jenis tanaman mangrove serta manfaatnya bagi kehidupan masyarakat dan ekosistem laut.
Selain mendapatkan materi edukasi, para peserta juga diperkenalkan pada proses penyemaian bibit mangrove hingga praktik penanaman di kawasan pesisir. Para murid tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan sambil berinteraksi langsung dengan personel Dit Polairud Polda Kaltim.
Baca Juga: Mahasiswi Asal Nunukan Disekap dan Diperkosa di Makassar, Tergiur Loker Palsu di Facebook
Dengan metode yang ramah anak, komunikatif, serta menyenangkan para murid tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Personel kepolisian turut memberikan penjelasan mengenai fungsi hutan mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota laut, hingga perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Salah satu personel Ditpolairud, Bripka Taufik Ismail, mengatakan bahwa edukasi lingkungan kepada anak-anak menjadi langkah penting dalam membangun kepedulian terhadap alam sejak dini.
Pemahaman tentang fungsi mangrove perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan di masa depan.
“Kami berharap anak-anak dapat memahami manfaat mangrove bagi kehidupan dan tumbuh rasa cinta terhadap lingkungan sehingga ke depan mereka ikut menjaga kelestarian alam,” harapnya.
Baca Juga: Wujudkan Niat Kurban dari Jualan Papeda, Kisah Sholehudin Inspirasi Warga Sebakung Jaya PPU
Pihak Rumah Belajar Garuya Klandasan juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukatif. Menurut pendamping murid, pembelajaran langsung di lapangan memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak dibandingkan hanya belajar teori di ruang kelas.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena mampu menambah wawasan siswa tentang lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap ekosistem pesisir.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove, diharapkan upaya pelestarian kawasan pesisir di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih optimal demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo