Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harkitnas 2026 di Balikpapan: Wali Kota Ajak Jaga Persatuan dari Isu Perpecahan

Dina Angelina • Rabu, 20 Mei 2026 | 11:16 WIB
Peserta upacara mengenakan pakaian adat Nusantara saat mengikuti peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Balai Kota Balikpapan, Rabu (20/5). (ANGGI PRADITHA/KP)
Peserta upacara mengenakan pakaian adat Nusantara saat mengikuti peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Balai Kota Balikpapan, Rabu (20/5). (ANGGI PRADITHA/KP)

 

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Balai Kota pada Rabu (20/5/2026).

Meski sempat diguyur hujan, momen peringatan tetap berlangsung khidmat dengan pesan kuat dari Wali Kota Rahmad Mas’ud untuk menjaga persatuan di tengah gempuran informasi yang memecah belah.

Tahun ini, Hari Kebangkitan Nasional mengusung tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Nasional’. Peserta upacara tampil dengan pakaian adat Nusantara.

Makna Indonesia sangat beranekaragam dari Sabang sampai Merauke. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan, Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum mempererat silaturahmi anak bangsa.

“Ini penting untuk menjaga keutuhan bangsa. Kita tidak boleh mudah tercerai berai. Apalagi dengan informasi yang menghembuskan perpecahan,” ungkapnya kepada awak media.

Baca Juga: Wabup Suhuk: Hari Kebangkitan Nasional Jadi Momentum Bangkitkan Generasi Muda Mahulu

Dia mengimbau agar masyarakat hidup rukun dan damai. Jangan mudah terpecah belah walau semua hadir dengan berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya.

“Jangan melihat sebagai perbedaan. Tapi saling menyatukan,” tuturnya. Rahmad mengingatkan, Hari Kebangkitan Nasional berawal dari gerakan organisasi Boedi Oetomo yang meluas menjadi nasional.

Baca Juga: Berkali-kali Makan Korban, Penangkaran Buaya di Kutim Belum Juga Terealisasi

Peristiwa ini menjadi titik awal kesadaran berbangsa, ketika kaum terpelajar mulai membangun kekuatan melalui pemikiran dan organisasi. Sekat kedaerahan mulai terkikis demi cita-cita bersama sebagai bangsa Indonesia.

“Boedi Oetomo mengayomi bangsa dan menyatukan anak-anak bangsa. Maka hari ini menjadi momen kita mempererat silaturahmi persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Tema peringatan ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ sejalan dengan filosofi yang merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa.

Semua bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Serta menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. (*)

 

Editor : Sukri Sikki
#harkitnas 2026 #Rahmad masud #balai kota balikpapan #baju adat