BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan terus mematangkan persiapan demi mengejar target pembangunan 20 gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Guna mengatasi tantangan keterbatasan lahan, Pemkot Balikpapan, kini tengah membidik sejumlah lahan aset daerah hingga aset BUMN.
Seperti Pertamina untuk mempercepat realisasi program satu kelurahan satu koperasi tersebut. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Heruressandy Setya Kusuma mengatakan, saat ini terdapat 9 gerai yang telah beroperasi. Seperti KKMP Kelurahan Graha Indah.
Baca Juga: PMK hingga Antraks Diwaspadai Jelang Iduladha di Kaltim
Dalam proses pembangunan gerai dibantu TNI yang rampung pada Januari 2026. TNI mengajak kontraktor dan masyarakat sekitar membangun bersama dengan konsep padat karya.
“Supaya anggaran dari pemerintah pusat melalui BUMN Agrinas juga bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar,” sebutnya.
Baca Juga: MA Putuskan Tolak Kasasi Dua Terdakwa Pengadaan Lahan Labkesda Bontang
Selanjutnya gerai KKMP Manggar Baru sekarang sudah selesai. “Lalu menyusul gerai di Karang Joang, Gunung Bahagia, Teritip, dan sebagainya,” ucapnya.
Pihaknya terus berupaya mengejar target satu kelurahan satu koperasi. Namun tantangan terbesar adalah ketersediaan lahan. Terbaru Pemkot Balikpapan mengusulkan tiga lokasi baru KKMP.
Dua area menggunakan lahan aset pemerintah kota yang berada di Kelurahan Batu Ampar dan Kelurahan Sepinggan Baru. Serta satu lahan milik aset BUMN.
“Kami juga sedang mencoba mengajukan tambahan lagi menggunakan lahan BUMN milik Pertamina, ada empat lokasi,” bebernya. Dia memprediksi nantinya bisa berdiri 13 gerai.
Selain itu, pihaknya juga sempat mengajukan lahan milik Dirjen Pajak Kementerian Keuangan. Namun usai dikonfirmasi, lahan ini masih akan digunakan oleh pemiliknya.
Hingga saat ini tambahan gerai yang memungkinkan baru tersedia empat lokasi. “Selebihnya kami mengupayakan dari aset pemerintah kota terlebih dahulu,” ungkapnya.
Apabila nanti tidak ada lagi lahan yang bisa digunakan untuk gerai, solusinya perlu mengusulkan pengadaan atau pembebasan lahan. Heru mengakui cukup sulit mencari lahan milik aset pemerintah.
Total 34 KKMP di Balikpapan, semua sudah aktif secara kelembagaan. Namun tiga di antaranya belum ingin membuat usaha. Hanya 31 KKMP yang sudah berjalan. “Kami berharap bisa terbangun 20 gerai,” tutupnya. (*)
Editor : Sukri Sikki