Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kisah MWK Farm Balikpapan, Sapi Jumbo Byson Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Dina Angelina • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:39 WIB
HEWAN KURBAN PRESIDEN: Sapi Byson dari MWK Farm yang terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto, Minggu (24/5). (DINA ANGELINA/KP)
HEWAN KURBAN PRESIDEN: Sapi Byson dari MWK Farm yang terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto, Minggu (24/5). (DINA ANGELINA/KP)

BALIKPAPAN – Peternakan MWK Farm yang berlokasi di Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, menorehkan prestasi membanggakan setelah sapi jumbo mereka bernama Byson terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Pasangan pemilik MWK Farm, Wawan dan Anita mengungkapkan, sapi seberat 1,05 ton tersebut terpilih setelah melalui proses penimbangan digital yang disaksikan langsung oleh Kementerian Sekretariat Negara.

Anita mengatakan, nama Byson diberikan karena sapi jenis Simmental Carolis itu memiliki karakter aktif dan gesit dibanding sapi lainnya di kandang MWK Farm.

“Byson menjadi barometer sapi lain di kandang ini,” ujarnya, Minggu (24/5).

Baca Juga: Mengenal Byson, Sapi Jumbo 1 Ton Asal Balikpapan Kurban Presiden Prabowo

Menurutnya, Byson juga memiliki postur tubuh paling besar dan lebar dibanding sapi lain di kandang yang berkapasitas puluhan ekor tersebut.

Meski terpilih menjadi sapi kurban presiden, Anita memastikan tidak ada perlakuan khusus dalam perawatan Byson. Semua sapi diperlakukan sama, baik sapi jumbo maupun sapi biasa.

“Hanya yang membedakan dari porsi makanan saja,” katanya.

Ia menjelaskan, sapi jumbo membutuhkan porsi makan dua kali lebih banyak dibanding sapi biasa. Selain rumput, sapi jenis ini juga memerlukan tambahan nutrisi agar pertumbuhannya optimal.

Menu pakan sapi jumbo terdiri dari ampas tahu yang mengandung lemak, konsentrat sebagai sumber protein, vitamin, garam, serta molase.

Untuk jadwal makan utama berupa campuran konsentrat diberikan dua kali sehari, yakni pukul 09.00 Wita dan 16.00 Wita. Sementara rumput diberikan tiga kali sehari sebagai “camilan” agar perut sapi tidak kosong terlalu lama.

“Biasanya diberikan jam 12 siang, jam 7 malam, dan jam 12 malam,” jelasnya.

Satu karung rumput biasanya cukup untuk dua hingga tiga kali porsi makan sapi jumbo. Dalam sehari, sapi jenis ini bisa makan hingga lima kali.

“Jadi memang treatment-nya dari pakannya juga,” imbuh Anita.

Selain soal pakan, perawatan lainnya dilakukan normal seperti sapi pada umumnya. Jika sakit, sapi akan mendapat suntikan vitamin maupun antibiotik dari mantri hewan yang rutin datang ke lokasi peternakan.

Anita mengaku bangga karena Byson bisa terpilih menjadi hewan kurban presiden tahun ini. Menurutnya, hal tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peternak lokal di Balikpapan.

Baca Juga: Kebutuhan Kurban 18 Ribu Ekor, Kaltim Siapkan 28 Ribu Ekor Sapi dan Hewan Kurban

Ia menyebut, pencapaian tersebut membuktikan peternak daerah juga mampu mengembangkan sapi jumbo dengan bobot lebih dari satu ton dan tidak kalah dengan peternak di Pulau Jawa.

“Adanya kompetisi seperti ini jadi motivasi kami di daerah,” ucapnya.

MWK Farm sendiri berdiri sejak 2021 dan mulai membangun kandang permanen di kawasan Gunung Binjai pada 2024. Selain beternak, mereka juga memiliki usaha suplai pakan ternak.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan, MWK Farm bekerja sama dengan industri tahu di kawasan Somber guna mendapatkan pasokan ampas tahu.

Tahun ini, seluruh sapi jumbo hasil perawatan MWK Farm telah habis terjual. Total terdapat tujuh ekor sapi jumbo dengan bobot sekitar 800 kilogram hingga satu ton yang sold out.

Selain itu, tujuh ekor sapi Bali Super dengan bobot di atas 400 kilogram juga telah ludes terjual.

Editor : Muhammad Ridhuan
#MWK Farm Balikpapan #sapi kurban Presiden Prabowo #sapi Simmental Carolis #peternak sapi Balikpapan #prabowo subianto